Pasalnya, AS sebagai pemasok senjata terbesar Ukraina mulai kehabisan stok di inventarisnya.
Lebih tepatnya, AS mengaku bahwa dirinya sudah kehabisan dana untuk membantu Ukraina.
Kabar ini datang dari surat resmi Departemen Pertahanan yang dikirim langsung ke Gedung Putih.
“Departemen Pertahanan bermaksud mengirim lebih dari 1 miliar Dolar dari berbagai rekening untuk Ukraina.
Namun setelah bantuan ini, mereka mengaku akan kehabisan dana”, terang The War Zone pada 18 Desember 2023.
Baca Juga: Bikin Ukraina Kecewa, Rusia Pede Mampu Hadapi Jet Tempur F-16 Pasokan Barat dengan Rudal Jenis Baru
Sebenarnya berita di atas adalah rentetan dari kabar-kabar sebelumnya yang mengatakan bahwa Barat sudah “jengah” dengan perang Ukraina.
Berbagai penolakan datang di dunia Barat yang sudah tidak mau lagi ikut campur dalam perang tersebut.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: zonajakarta.com
Artikel Terkait
Macron Serukan Koalisi Kemerdekaan untuk Lawan Dominasi AS dan China
Iran Klaim Tembak Jatuh Dua Jet Tempur AS, Bantah Klaim Trump Soal Pertahanan Udara
Akademisi Soroti Troll Army sebagai Alat Baru Propaganda Politik di Era Digital
Trump Ancam Rebut Pulau Kharg, Ultimatum AS ke Iran Berakhir 6 April