Malam Tahun Baru, di tengah pesta, dengan tuksedo dan Ibu Negara Melania di sampingnya, Trump ditanya soal resolusi 2026. Jawabnya singkat: "Damai di Bumi."
Malam Penentuan di Caracas
Operasi ke Venezuela dirahasiakan betul. Waktu pastinya bahkan tidak banyak diketahui di Pentagon sampai Jumat malam. Biasanya, operasi sebesar ini dikoordinasi lebih luas. Tapi tidak kali ini.
Trump habiskan hari Jumat untuk bahas serangan. Tapi dia pergi sebelum aksi dimulai. Kekhawatirannya, iring-iringan kendaraannya di malam hari bisa bikin pihak Venezuela curiga.
Cuaca sempat jadi penghalang. Angin dan awan di Caracas tunda serangan beberapa hari. Tapi Jumat malam, kondisi membaik. Bulan purnama bersinar, langit cerah. Cukup bagus untuk pilot dan awak pesawat.
"Semoga berhasil dan Tuhan memberkati," kata Trump pada para pemimpin militer, menurut Caine. Kalimat itu disampaikan lewat rantai komando.
Saat Pasukan Delta menerobos masuk, Maduro dan istrinya dikabarkan "benar-benar terkejut." Maduro coba lari ke ruang aman baja, tapi terlambat. Dia dan istrinya, Cilia Flores, berhasil ditahan.
Baku tembak pecah setelah penangkapan. Sebuah helikopter AS kena tembak. Untungnya, tidak ada warga AS yang tewas. Beberapa tentara terluka, tapi kondisinya stabil.
Pukul 3:30 pagi waktu Timur, pasukan AS sudah keluar dari Venezuela dengan selamat. Udara di Caracas waktu itu penuh bau mesiu dan asap. Kedutaan AS langsung kirim peringatan pada warga Amerika untuk cari tempat aman.
Kurang dari sejam kemudian, Trump umumkan berita itu ke dunia lewat media sosial. "Amerika Serikat telah berhasil melakukan serangan skala besar terhadap Venezuela dan pemimpinnya, Presiden Nicolas Maduro, yang telah ditangkap bersama istrinya dan diterbangkan keluar negeri," tulisnya.
Foto yang diunggah Gedung Putih Sabtu pagi menunjukkan Maduro di kapal USS Iwo Jima. Dia pakai pakaian olahraga, diborgol, dan matanya ditutup.
Perjalanannya cepat. Pukul 16.30 waktu Timur, dia sudah sampai di New York. Mendarat di Bandara Stewart, New Windsor. Puluhan petugas mengawalnya saat dia berjalan tertatih ke sebuah hanggar. Dia dan istrinya langsung dibawa ke penjara di Kota New York. Sidang pertamanya diperkirakan digelar Senin.
Maduro dan yang lain menghadapi tuntutan serius. Dakwaannya menyebut soal skema korupsi berbasis narkotika yang memperkaya pejabat Venezuela dan keluarganya. Juga tentang bagaimana skema itu membantu produksi dan pengiriman berton-ton kokain ke Amerika Serikat.
Artikel Terkait
Rapat Rahasia di Doha: Kepingan Rencana Transisi Venezuela Tanpa Maduro
Iran Siaga Penuh, Israel Kirim Pesan Rahasia: Ketegangan yang Tak Kunjung Reda
Pesan Rahasia Trump ke CEO Minyak: Bersiaplah Sebelum Serangan ke Venezuela
Siulan Maut di Malam Venezuela: Kisah Prajurit yang Terpental oleh Ledakan