murianetwork.com - Pemerintah Qatar mengumumkan keberhasilannya dalam memediasi kesepakatan antara Hamas dan Israel, pada Selasa (16/1).
Kesepakatan ini memungkinkan pengiriman bantuan kemanusiaan kepada warga sipil di Gaza dengan imbalan penyaluran obat-obatan bagi tawanan Israel.
Perjanjian ini merupakan hasil upaya bersama antara Qatar dan Prancis, seperti yang diungkapkan oleh juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar, Majid bin Mohammed Al Ansari, kepada Kantor Berita Qatar (QNA).
Al Ansari menjelaskan bahwa bantuan kemanusiaan akan dikirimkan ke Kota El Arish di Mesir pada Rabu melalui dua pesawat Angkatan Bersenjata Qatar, sebelum akhirnya mencapai Jalur Gaza.
Artikel Terkait
China Batasi Drama CEO Jatuh Cinta ke Si Miskin, Sebut Sebar Harapan Palsu
Indonesia Khawatir, Langkah Trump Cabut Diri dari 66 Organisasi Internasional Dinilai Ancam Stabilitas Global
Iran Siagakan 400 Unit Tempur, Waspadai Serangan AS-Israel di Tengah Gejolak Dalam Negeri
Kapal Tanker Rusia Disita AS, Moskow Balas dengan Kapal Perang