Kecelakaan Maut Tewaskan 2 Pemuda di Jalur Denpasar-Gilimanuk, Bali
JEMBRANA - Kecelakaan lalu lintas maut kembali merenggut nyawa di ruas jalan yang dikenal sebagai jalur setan, yaitu Jalan Denpasar menuju Gilimanuk. Insiden tragis ini terjadi pada Selasa (4/11) malam dan menewaskan dua orang pemuda di tempat kejadian.
Kecelakaan yang melibatkan adu banteng antara sepeda motor dan sebuah truk Mitsubishi ini terjadi di KM 111-112, tepatnya di Banjar Anyar Sari, Desa Nusa Sari, Kecamatan Melaya, Jembrana. Kejadian berlangsung sekitar pukul 23.30 WITA.
Identitas Korban Kecelakaan di Jembrana
Kedua korban yang meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP) telah teridentifikasi. Mereka adalah AFP (20) dan AIGI (20). Keduanya merupakan warga asal Desa Ekasari, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, Bali.
Kronologi Kecelakaan Maut di Jalur Gilimanuk
Berdasarkan informasi, kecelakaan bermula ketika sebuah sepeda motor merek Astrea yang tidak memiliki pelat polisi dikendarai oleh korban AFP. Motor tersebut melaju dari arah timur ke barat, atau dari Denpasar menuju Gilimanuk.
Meskipun lokasi kejadian merupakan jalan lurus, kondisi gelap karena tidak adanya Lampu Penerangan Jalan (LPJ) diduga menjadi faktor penyebab. Saat tiba di lokasi kejadian, sepeda motor yang dikendarai AFP tiba-tiba oleng ke arah kanan dan masuk ke dalam jalur lawan arah.
Tabrakan dengan Truk dari Banyuwangi
Pada saat yang bersamaan, dari arah berlawanan (barat ke timur), sebuah truk Mitsubishi dengan nomor polisi P 8026 UY sedang melaju. Truk tersebut dikemudikan oleh Amin Toha (53), seorang sopir asal Banyuwangi, Jawa Timur.
Tabrakan hebat antara kedua kendaraan yang berbeda ukuran itu pun tidak dapat dihindarkan. Akibat tubrukan tersebut, kedua pengendara motor, AFP dan AIGI, mengalami luka-luka berat.
Korban Tewas di TKP dan Penyidikan Berlanjut
Kedua korban dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian. Kasatlantas Polres Jembrana, Iptu Aldri Setiawan, membenarkan hal tersebut. "Dua korban meninggal dunia di TKP karena mengalami luka berat," ujarnya.
Pihak kepolisian telah mengamankan pengemudi truk, Amin Toha, untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Hingga berita ini diturunkan, kasus kecelakaan maut ini masih dalam tahap penyelidikan dan penyidikan intensif oleh Satlantas Polres Jembrana untuk mengungkap penyebab pasti insiden tersebut.
Artikel Terkait
KPK Bergerak Serentak: Jakarta dan Banjarmasin Diguncang OTT
Di Balik Penampilan Prima Jokowi, Tradisi Hukum Kuno yang Masih Membayangi
Jaringan Judi Online Berbasis Kamboja Dibongkar dari Kamar Kos Palembang
Desakan Keras: Aparat Hukum Didorong Periksa Jokowi Terkait Dua Kasus Besar