Kasus Pembunuhan Sadis Mutmainah (74) di Lamongan Terungkap, Pelaku Dibekuk Polres Jombang

- Rabu, 05 November 2025 | 12:10 WIB
Kasus Pembunuhan Sadis Mutmainah (74) di Lamongan Terungkap, Pelaku Dibekuk Polres Jombang
Kasus Pembunuhan dan Pembakaran Perempuan 74 Tahun di Lamongan Terungkap - Polres Jombang Tangkap Pelaku

Polres Jombang Tangkap Pelaku Pembunuhan Sadis Perempuan 74 Tahun di Lamongan

Seorang wanita berusia 74 tahun bernama Mutmainah menjadi korban pembunuhan sadis dan pembakaran mayat di kawasan hutan Desa Lawak, Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan. Tim Sat Reskrim Polres Jombang telah berhasil menangkap satu terduga pelaku kejahatan ini.

Motif Perampokan Diduga Kuat di Balik Pembunuhan

Kapolres Jombang, AKBP Ardi Kurniawan, mengonfirmasi bahwa kasus ini diduga kuat bermotif perampokan. Sejumlah barang berharga milik korban dilaporkan hilang, termasuk sebuah mobil Toyota Kijang Innova Reborn yang biasa terparkir di garasi rumah korban di Dusun Medeleg, Desa Tampingmojo, Kecamatan Tembelang, Jombang.

"Pelaku pencurian dengan kekerasan yang diduga membunuh dan membakar korban sudah kami amankan," tegas Ardi Kurniawan.

Kronologi Penemuan Mayat Terbakar di Hutan Lamongan

Kasus ini berawal ketika keluarga korban melaporkan kehilangan Mutmainah dan mobilnya kepada Polsek Tembelang pada Senin (3/11) pagi. Pencarian keluarga menemukan bercak darah di sarung bantal di kamar korban, yang mengindikasikan telah terjadi tindak kekerasan.

Pada malam harinya, sekitar pukul 18.30 WIB, warga melaporkan penemuan sesosok mayat perempuan yang hangus terbakar di dalam hutan petak RPH Perhutani Tanjung Wetan, Dusun Kalongan, Desa Lawak, Kecamatan Ngimbang, Lamongan. Lokasi penemuan jenazah tersebut berjarak sekitar 200 meter dari jalan utama dan kondisinya sudah sulit untuk dikenali.

Proses Identifikasi dan Pengembangan Kasus

Polisi saat ini masih melakukan proses identifikasi untuk memastikan bahwa jasad yang ditemukan adalah Mutmainah. Pemeriksaan DNA dan penyelidikan lebih lanjut terhadap pelaku masih terus dilakukan untuk memastikan keterkaitan pelaku dengan korban dan mengungkap motif kejahatan secara lengkap.

"Kasus ini masih dikembangkan. Kami sedang memastikan apakah jasad yang ditemukan benar merupakan Mutmainah yang sebelumnya dilaporkan hilang," pungkas Kapolres Jombang.

Komentar