Menanggapi kritikan, Nessie Judge memberikan klarifikasi di media sosial X. Ia menyatakan bahwa pemajangan foto tersebut dimaksudkan sebagai bentuk penghormatan terhadap korban. Dalam pernyataannya, Nessie menjelaskan bahwa segmen NERROR yang telah berjalan 8 tahun memiliki konteks khusus yang dipahami penonton setianya.
Eskalasi Kritik dari Netizen Jepang
Klarifikasi tersebut justru memperburuk situasi. Netizen Jepang menilai penggunaan foto korban sebagai dekorasi Halloween adalah tindakan tidak sensitif dan menghina. Kontroversi kemudian berkembang menjadi sentimen rasis terhadap warga Indonesia.
Permintaan Maaf Resmi dan Penghapusan Video
Tekanan yang semakin besar memaksa Nessie Judge untuk merilis permintaan maaf resmi. Dalam pernyataannya di X, ia menyampaikan permohonan maaf kepada korban, keluarga, dan semua pihak yang tersinggung. Nessie juga mengonfirmasi bahwa video kontroversial tersebut akan dihapus.
Dampak Berkelanjutan Kontroversi
Hingga kini, Nessie Judge masih menerima kritik dari netizen Jepang dan Indonesia. Banyak yang menilai tindakannya sebagai bentuk penghinaan terhadap korban kekerasan seksual dan menunjukkan kurangnya sensitivitas dalam menangani kasus-kasus tragis.
Artikel Terkait
BELIFT LAB Tegaskan Heeseung Tak Kembali ke ENHYPEN, Fokus Karier Solo
Pejabat USDA Saksikan Finalis MasterChef Olah Salmon Alaska
Juicy Luicy Manggung Dadakan di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta
CALMA Rilis Single Spesial Happy Birthday untuk Rayakan Ulang Tahun ke-6 BIG Records Asia