Kak Seto Alami Gangguan Berpikir Pasca Stroke Ringan, Diminta Istirahat 1-2 Bulan
Seto Mulyadi atau yang akrab disapa Kak Seto mengungkapkan kondisi kesehatannya setelah mengalami stroke ringan. Psikolog anak ternama Indonesia ini mengaku kemampuan berpikirnya sempat terganggu akibat kondisi tersebut.
Dalam keterangannya di Studio FYP Trans7, Jakarta Selatan, Kak Seto menjelaskan: "Iya, kena stroke ringan, tapi yang terkena mikirnya. Jadi kemampuan berpikir sempat seperti membayangkan, seperti bingung gitu ya. Beberapa saat lalu ternyata harus segera diperiksa dan ditangani dengan obat."
Keterlambatan Penanganan Stroke Ringan
Kak Seto mengakui sempat terlambat mendapatkan penanganan medis yang optimal. Menurut penuturannya, masa kritis penanganan stroke adalah 4,5 jam, namun dirinya baru memeriksakan diri setelah 4 hari.
"Dan aku memang agak terlambat, ya. Masa kritisnya itu 4,5 jam, saya terlambat 4 hari baru diperiksa, di-MRI, dan ternyata harus dirawat selama 3-4 hari begitu, dan setelah itu istirahat di rumah," ungkapnya.
Anjuran Medis untuk Pemulihan Stroke
Setelah menjalani perawatan, dokter memberikan sejumlah pantangan dan anjuran untuk mempercepat proses pemulihan. Kak Seto diminta untuk membatasi aktivitas dan menghindari kelelahan berlebihan.
"Iya, apa ya, pantangan mungkin jangan terlalu capek dulu, jangan terlalu banyak kegiatan dulu, lalu harus istirahat. Malah disarankan istirahat 1 bulan sampai 2 bulan," tambah Kak Seto.
Kesulitan Menyesuaikan Diri dengan Anjuran Istirahat
Anjuran istirahat panjang ini menjadi tantangan tersendiri bagi Kak Seto yang terbiasa aktif berkegiatan. Ia mengaku merasa tidak nyaman jika harus berdiam diri terlalu lama.
"Tapi ya, saya kadang-kadang kalau nggak bergerak, kalau nggak berkegiatan, nggak nendang rasanya. Jadi terus berusaha dipadukanlah antara istirahat, lalu ada kegiatan, istirahat, ada kegiatan begitu," ucap Kak Seto.
Sebagai informasi, Kak Seto merupakan psikolog anak terkemuka di Indonesia yang saat ini menjabat sebagai Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI). Kondisi kesehatannya ini menjadi perhatian banyak pihak mengingat kontribusinya yang besar bagi dunia anak di Indonesia.
Artikel Terkait
Aurel Hermansyah Ungkap Hari Terburuk Jadi Ibu Usai Putrinya Azura Jatuh dari Tangga dan Dirawat di RS
Surya Saputra Laporkan Akun Palsu di X yang Catut Namanya untuk Sebar Ujaran Kebencian, Ternyata Penggemar Arya Saloka
Aktor China Jin Ze Meninggal Dunia di Usia 33 Tahun, Agensi Minta Publik Hormati Privasi Keluarga
Ratu Sofya Laporkan Produser Film ke Polisi atas Dugaan Pencemaran Nama Baik