Video Kekerasan Jennifer Coppen Beredar di Tengah Konflik dengan The Connell Twin

- Rabu, 18 Februari 2026 | 05:50 WIB
Video Kekerasan Jennifer Coppen Beredar di Tengah Konflik dengan The Connell Twin

MURIANETWORK.COM - Sebuah video lawas yang menampilkan Jennifer Coppen tengah melakukan kekerasan fisik kembali beredar di media sosial, memicu berbagai reaksi dari publik. Video tersebut, yang direkam dalam situasi yang tidak sepenuhnya jelas, menunjukkan influencer itu memukul dan menjambak rambut seorang perempuan lain. Hingga saat ini, belum ada klarifikasi resmi dari Coppen terkait waktu kejadian maupun konteks insiden dalam video yang viral itu.

Konten Viral dan Reaksi Warganet

Dalam rekaman yang tersebar itu, terlihat Jennifer Coppen mendatangi seorang perempuan dan langsung melayangkan pukulan. Korban sempat berusaha membalas dengan mendorong, namun hal itu justru memicu aksi lebih lanjut dari Coppen yang kemudian menjambak rambut perempuan tersebut. Adegan ini dengan cepat membanjiri kolom komentar di berbagai platform.

Sejumlah warganet menyuarakan kekecewaan mereka. "Berhenti ngefans sama influencer yang enggak memberikan manfaat kepada masyarakat. Mending pada belajar yang benar dah," tulis salah satu akun.

Akun lain tampak berusaha memahami, meski dengan catatan. "Semua orang pasti pernah melakukan kesalahan. Tapi kalau melakukan kekerasan agak gimana ya," komentar mereka.

Ada pula yang mengutip kemungkinan respons dari para pendukung Coppen. "Kata fansnya mah 'Ya sudahlah. Masa lalu ini'," tulis warganet lainnya, menggambarkan polarisasi opini yang terjadi.

Konteks Konflik Terkini dengan The Connell Twin

Kemunculan video lawas ini terjadi di tengah panasnya konflik antara Jennifer Coppen dan The Connell Twin yang sedang berlangsung di media sosial. Coppen secara terbuka telah membantah serangkaian tuduhan yang dilayangkan oleh selebgram kembar tersebut melalui unggahan di Instagram.

Pertama, dia dengan tegas menyangkal klaim mengenai kebersihan area intimnya. "Menyebar kebohongan, sampai bilang bau seruangan adalah fitnah yang amat sangat keji. Apalagi mereka ini ngomong berdasarkan 'katanya' atau 'kata teman aku'," ungkapnya dengan nada kesal.

Kedua, Coppen membantah tuduhan pernah "digilir" beberapa pria. Dia mengakui memiliki banyak teman pria semasa remaja, namun menolak interpretasi yang dilekatkan pada hal tersebut. "Kalau mereka menyebut aku digilir karena aku punya teman cowok, seperti foto yang disebarkan itu, ya lucu banget. Sejak kapan cewek temanan sama cowok artinya dia digilir?" tegasnya.

Ketiga, dia menyatakan tidak mengenal teman The Connell Twin yang disebut-sebut pernah berhubungan dengannya. "Selera (cowokku) bukan orang Indonesia. Mantan-mantan aku tuh bule atau blasteran yang tak satu circle. Jadi, antara mereka (The Connell Twin) bohong atau laki-laki yang cerita ke mereka yang bohong," papar Coppen.

Klaim Pembelaan Diri atas Insiden di Bali

Selain membantah berbagai tuduhan, Jennifer Coppen juga memberikan penjelasan mengenai satu insiden yang justru diakuinya, yaitu peristiwa ditampar di sebuah kelab malam di Bali. Namun, dia membalik narasi yang beredar dengan menyatakan motifnya adalah untuk membela orang lain.

"Aku ditampar karena aku berusaha membela cewek yang lagi dilecehkan oleh beberapa oknum yang sedang mabuk. Alhasil aku ditampar karena membela cewek itu," tuturnya, memberikan sudut pandang yang berbeda dari rumor yang selama ini beredar.

Rangkaian klarifikasi ini, ditambah dengan beredarnya kembali video kontroversial dari masa lalu, menempatkan Jennifer Coppen di pusat perbincangan yang kompleks. Situasi ini menyoroti bagaimana konflik di dunia digital seringkali melibatkan berbagai lapisan narasi, dari masa lalu hingga pernyataan terkini, yang saling beradu di ruang publik.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar