Virgoun Penuhi Panggilan Komnas Anak Terkait Laporan Inara Rusli

- Selasa, 10 Februari 2026 | 12:00 WIB
Virgoun Penuhi Panggilan Komnas Anak Terkait Laporan Inara Rusli

JAKARTA – Virgoun akhirnya datang juga. Setelah absen pekan lalu, musisi itu memenuhi panggilan klarifikasi Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas Anak) pada Selasa (10/2/2026) pagi. Dia tiba di kantor Komnas Anak di Pasar Rebo, Jakarta Timur, sekitar pukul 10.40 WIB, tak sendirian. Seperti terlihat, dia ditemani tim kuasa hukumnya.

Andy Santika, salah satu pengacaranya, membenarkan kedatangan mereka. “Hari ini, kami memenuhi undangan Komnas Anak untuk melakukan klarifikasi atas laporan saudari Inara Rusli,” katanya kepada awak media yang sudah menunggu.

Tapi Andy tak mau bicara panjang lebar. Dia memilih menahan diri untuk berkomentar lebih jauh soal proses pemeriksaan yang akan dijalani kliennya. Virgoun sendiri terlihat diam seribu bahasa, enggan menjawab pertanyaan para wartawan.

“Mungkin, kami akan memberikan keterangan kepada teman-teman setelah Virgoun diperiksa nanti ya,” tambah Andy, mencoba menutup pembicaraan untuk sementara.

Laporan yang membawa Virgoun ke Komnas Anak ini bermula dari pengaduan Inara Rusli, mantan istrinya. Inara merasa ketiga anak mereka diambil paksa oleh Virgoun. Bukan cuma itu, dia juga mengeluh dipersulit saat ingin berkomunikasi atau sekadar bertemu dengan buah hatinya.

Yang lebih memprihatinkan, Inara menyoroti kondisi kesehatan anak-anaknya yang disebutnya memburuk setelah tinggal bersama sang ayah.

Di sisi lain, keluarga Virgoun punya cerita berbeda. Lewat pernyataan Eva Manurung, ibunya, mereka membantah telah membatasi akses Inara. Menurut mereka, pintu selalu terbuka.

Namun begitu, Virgoun sendiri sebelumnya membenarkan bahwa dia memang mengambil alih pengasuhan anak-anaknya. Langkah itu diambil setelah muncul kasus dugaan perselingkuhan dan perzinaan yang menjerat Inara. Kini, sang ayah dikabarkan sedang mempertimbangkan langkah hukum lebih jauh, termasuk menggugat hak asuh dari mantan istrinya.

Pertemuan di kantor Komnas Anak hari ini mungkin baru babak awal. Masih panjang jalan yang harus ditempuh sebelum semuanya jelas.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar