Doktif Buka Pintu Damai untuk Richard Lee, Asal Uang Ratusan Miliar Dikembalikan

- Minggu, 18 Januari 2026 | 18:30 WIB
Doktif Buka Pintu Damai untuk Richard Lee, Asal Uang Ratusan Miliar Dikembalikan
Doktif dan Kasus Richard Lee

Doktif Siap Kawal Pemeriksaan Richard Lee, Tawarkan Jalan Damai dengan Syarat Ketat

Samira Farahnaz, yang dikenal sebagai Doktif, bersikeras akan hadir dalam proses hukum di Polda Metro Jaya. Tapi perdamaian? Itu cerita lain.

Richard Lee resmi jadi tersangka. Dugaan pelanggaran perlindungan konsumen itu yang membawanya berurusan dengan polisi. Nah, dalam perkembangan terbaru, Doktif menyatakan kesiapannya untuk mengawal proses pemeriksaan Lee di Polda Metro Jaya tanggal 19 nanti.

“Doktif akan ikut mengawal untuk pemeriksaan di tanggal 19 nanti,” ujarnya, seperti dikutip dari Tribunnews. “Atas permintaan Bang Reonald, Doktif diminta untuk ikut mengawal proses ini.”

Menurut penjelasannya, Richard Lee saat ini masih terikat kewajiban wajib lapor dua kali seminggu. Itu dijalaninya. Tapi Doktif punya harapan lain.

“Harapan Doktif sampai minggu depan dia langsung ditahan, jadi tidak ada lagi wajib lapor. Informasinya, hari Senin akan dilanjutkan pemeriksaan untuk sisa pertanyaan,” tegasnya.

Ia berjanji akan hadir lagi, seperti sebelumnya. Baginya, kehadiran publik semacam ini penting. Sebuah bentuk kontrol agar semuanya berjalan transparan, tidak ada yang ditutup-tutupi. “Insya Allah hadir,” katanya mantap.

Prinsipnya sederhana: serahkan ke penyidik, tapi awasi dengan ketat. “Doktif hanya ingin memastikan semuanya berjalan tegak lurus, sesuai hukum dan keadilan,” pungkasnya.

Lalu, Bagaimana dengan Opsi Damai?

Rupanya, perdamaian bukan hal yang mustahil. Doktif mengaku terbuka untuk berdamai dengan pendiri klinik kecantikan Athena itu. Namun begitu, syarat-syaratnya… bisa dibilang cukup berat.

Pertama, semuanya harus terbuka. Tidak ada pertemuan di balik layar. “Sebenarnya sih keinginan Doktif itu agar dia berani berbicara dengan Doktif di hadapan media,” jelasnya.

“Jadi jangan mengajak Doktif ketemu di balik layar seperti itu. Doktif inginnya ketemu di depan jurnalis ya.”

“Apa yang ingin dia katakan? Katakanlah di depan Doktif, di depan jurnalis. Jika dia ingin damai dengan Doktif, katakanlah di depan jurnalis seperti itu.”

Itu baru syarat pertemuan. Ada lagi prasyarat substantif yang ia sodorkan, dan ini intinya.

Dana masyarakat yang dirugikan, yang disebutnya mencapai ratusan miliar, harus dikembalikan. “Dan Doktif katakan tidak akan ada perdamaian sebelum uang masyarakat yang diambil dikembalikan ke masyarakat,” tandasnya. “Kembalikan hak mereka. Jangan menggunakan profesi dokter yang mulia untuk mengeruk uang masyarakat yang awam.”

Lalu, gelar Ph.D yang disandang Lee harus dicabut. “Jangan pernah meletakkan gelar Ph.D kamu di belakang nama kamu.”

Terakhir, ada urusan mobil mewah. “Yang ketiga, bayar mobil Rolls-Royce pajak kamu yang kamu tilap sekian tahun ya,” ucap Doktif.

Jadi, skemanya jelas. Di satu sisi, Doktif akan mengawal proses hukum Richard Lee dengan ketat. Di sisi lain, ia memberi pintu perdamaian yang daunnya sangat berat untuk dibuka. Semua kini tergantung pada langkah Lee dan tentunya, proses hukum yang sedang berjalan.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar