Menariknya, Pandji sendiri merespons kritik Tompi dengan cukup lapang. Di kolom komentar, dia menulis balasan singkat, "Keren Tom. Terima kasih koreksinya."
Unggahan Tompi itu langsung ramai. Banyak warganet yang setuju dengan pendapat sang dokter. Seperti akun @notarisbergitar yang berkomentar, kinerja Gibran memang harus dinilai secara berimbang, bukan dari penampilan.
"Tapi kalau ada orang sudah body shaming, sorry to say, dia sama saja menempatkan dirinya di kasta terendah sebagai makhluk hidup. Sebagus apapun materi yang dibawakannya," tulis warganet tersebut.
Di sisi lain, tak sedikit yang menilai Tompi seperti sedang membela sang wakil presiden. Ada yang menyindirnya ingin jadi menteri kesehatan. Bahkan, beberapa netizen curiga ini adalah strategi promosi bedah plastik yang cerdik.
"Pintar banget click bait-nya. Nyambung ke promosi dengan balutan edukasi," kata akun @riyani". Sementara @fuad" menimpali, "Marketing level sundul langit."
Begitulah. Dari panggung komedi sampai ke ruang operasi, perdebatan tentang batasan humor dan etika kritik ternyata masih terus bergulir. Dan seperti biasa, netizen punya bahan baru untuk dikomentari.
Artikel Terkait
Foto Viral dan Komentar Lama: Benarkah Jule dan Jefri Nichol Lebih dari Sekadar Teman?
Mentan Amran Salah Sebut Nama Gubernur Jabar, Ruang Rapat Bergemuruh Tawa
Ammar Zoni Berharap Tak Kembali ke Nusakambangan, Ungkap Alasan Pilih Cipinang
Ivan Gunawan Ungkap Transformasi Pribadi dan Proyek Masjid Impian