Nama Sam Worthington belakangan ini memang tak pernah sepi dari perbincangan. Semuanya berawal dari perannya yang ikonik di film epik Avatar besutan James Cameron. Ya, dialah aktor di balik karakter Jake Sully yang begitu melekat di benak penonton.
Lahir di Godalming, Inggris, pada 2 Agustus 1976, Samuel Henry J. Worthington justru lebih dikenal sebagai aktor Australia. Saat usianya masih enam bulan, keluarganya memutuskan pindah dan menetap di sana. Australia pun menjadi tempatnya tumbuh dan, pada akhirnya, membangun karier.
Masa mudanya bisa dibilang tak mulus-mulus amat. Meski sempat mengecap pendidikan di John Curtin College of the Arts, Sam memilih untuk berhenti. Ia lalu mencoba berbagai pekerjaan untuk bertahan hidup. Namun, jalan hidupnya berbelok di usia 19 tahun.
Dengan nekat, ia mengikuti audisi di National Institute of Dramatic Art (NIDA). Sekolah akting bergengsi itu ternyata melihat bakatnya. Ia tak hanya diterima, tapi juga mendapat beasiswa. Titik itulah yang mengantarnya serius ke dunia akting.
Kariernya berawal dari panggung teater. Salah satu produksi yang ia jalani adalah Judas Kiss di Belvoir Street, di mana ia memerankan Arthur Wellesley. Dari televisi Australia lewat serial seperti Water Rats, ia kemudian merambah film layar lebar. Debutnya terjadi pada tahun 2000 lewat Bootmen.
Namun, namanya benar-benar mulai diperhitungkan setelah film Somersault (2004). Aktingnya yang kuat membawanya meraih penghargaan Aktor Terbaik di AFI Awards. Sejak itu, tawaran berdatangan, termasuk untuk film Macbeth (2006) dan film perang The Great Raid.
Artikel Terkait
Fitri Salhuteru Bantah Tuduhannya, Sebut Nikita Mirzani yang Kerap Lakukan Doxing
Andhara Early Akhiri 14 Tahun Pernikahan, Ungkap Perjuangan Melawan Anxiety
Doktif Soroti Penahanan Richard Lee: Ratusan Miliar vs Keadilan yang Tersendat
Frizzy Bebas Bersyarat, Ancaman Pencabutan Cuti Mengintai