Kekhawatiran Israel Menghadapi Perubahan Sikap Generasi Muda Amerika
Sebuah analisis mendalam dari media Israel Ynet mengungkapkan meningkatnya kecemasan di kalangan elit Israel. Kekhawatiran ini muncul seiring dengan perubahan sikap generasi muda Amerika Serikat yang semakin kritis terhadap kebijakan Israel, bahkan setelah gencatan senjata di Jalur Gaza.
Kritik dari Kalangan Tak Terduga
Kobi Barda, seorang pakar hubungan Amerika-Israel, menyoroti dalam tulisannya bahwa kekhawatiran ini semakin menguat. Yang mengejutkan, kritik tajam justru datang dari figur-figur yang selama ini dianggap dekat dengan pendukung tradisional Israel di Amerika.
Salah satu sorotan utama adalah pernyataan Nalin Haley, putra dari Nikki Haley mantan Duta Besar AS untuk PBB yang dikenal sebagai sekutu kuat Israel. Dalam unggahannya di platform media sosial, Nalin menulis dengan nada tegas:
Indikasi Perubahan Pandangan yang Lebih Dalam
Menurut analisis Barda, pernyataan keras Nalin Haley ini bukanlah reaksi spontan terhadap perang di Gaza semata. Ucapan tersebut dinilai sebagai indikator perubahan persepsi yang jauh lebih mendalam di kalangan pemuda Amerika.
Artikel Terkait
Gelombang Solidaritas di Jembatan Galata: Istanbul Tolak Diam Atas Gaza
Hari Kedelapan Pencarian: Basarnas Perpanjang Misi Selamatkan Pelatih Valencia dan Anaknya di Labuan Bajo
Kediri Bertumbuh: Dari Sunyi Goa hingga Riuh Pesantren
Tawuran di Terowongan Manggarai Ricuh, Kembang Api dan Pecahan Kaca Bikin Pengendara Terjebak