MURIANETWORK.COM - Dua pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Emil Audero, menunjukkan performa solid di Liga Italia dengan membantu klub masing-masing meraih hasil positif pada pekan ke-25 musim 2025-2026. Idzes menjadi pilar penting dalam comeback Sassuolo untuk menang 2-1 atas Udinese, Minggu (15/2/2026), sementara Audero berperan krusial menjaga gawang klubnya.
Peran Krusial Jay Idzes di Bluenergy Stadium
Bertandang ke markas Udinese, Sassuolo sempat tertinggal lebih dulu di menit ke-10 melalui gol Oumar Solet. Momen itu sedikit mencoreng performa lini belakang, termasuk Idzes, yang dikritik karena dianggap memberi ruang terlalu longgar bagi sang pencetak gol.
Namun, suasana laga berubah total setelah turun minum. Pelatih Fabio Grosso melakukan perubahan taktis berani di sektor pertahanan.
Perubahan Taktik dan Momentum Balik
Grosso menarik keluar Tarik Muharemovic dan memperkenalkan Ulisses Garcia. Pergeseran posisi pun terjadi, dengan Jay Idzes ditempatkan sebagai bek tengah-kiri dalam formasi tiga pemain belakang. Perombakan itu membawa dampak langsung.
Sassuolo berhasil membalikkan keadaan dalam tempo singkat. Gol penyama kedudukan lahir di menit ke-56 melalui kerja sama Garcia, Andrea Pinamonti, dan Armand Lauriente. Hanya dua menit berselang, Pinamonti kembali menggoyang jala Udinese, mengubah skor menjadi 2-1 untuk keunggulan Sassuolo.
"Perubahan formasi dan masuknya pemain baru memberi energi berbeda. Kami lebih solid dan mampu mengontrol permainan," ujar seorang analis sepak bola, menggambarkan transformasi yang dilakukan Sassuolo di babak kedua.
Ketangguhan di Lini Belakang
Memimpin dengan satu gol, tekanan dari tuan rumah semakin menjadi. Di sinilah kualitas Jay Idzes benar-benar berbicara. Bek berpostur tinggi itu tampil impresif dengan menjadi benteng terakhir yang sulit ditembus.
Idzes menutup berbagai serangan dengan cerdik dan membaca permainan dengan baik. Statistik pertandingan mencatat, ia melakukan lima sapuan bersih jumlah terbanyak di antara semua pemain di lapangan dan berperan besar memastikan Sassuolo pulang dengan tiga poin berharga.
Pertandingan ini menjadi bukti perkembangan Idzes dalam beradaptasi dengan tempo dan taktik Liga Italia. Kemampuannya menjaga konsentrasi penuh dan menjadi pemimpin di sektor bertahan menjadi kunci kemenangan timnya.
Refleksi Positif untuk Sepak Bola Indonesia
Penampilan Idzes, ditambah dengan kontribusi Emil Audero di klub lain, memberikan gambaran menggembirakan. Keduanya tidak sekadar menjadi pelengkap, tetapi mulai menunjukkan peran penting di level kompetisi tertinggi Eropa.
Kesuksesan mereka merespons tekanan dan berkontribusi langsung dalam hasil positif klub merupakan modal berharga, baik untuk pengembangan diri masing-masing maupun untuk persiapan Timnas Indonesia ke depan. Performa seperti ini tentu akan diawasi dengan saksama oleh para pengamat sepak bola tanah air.
Artikel Terkait
Bamsoet Serukan Politik Akal Sehat dan Rekonsiliasi di Peluncuran Buku Prabowo
TNI Siapkan 8.000 Personel untuk Gaza, Tunggu Keputusan Politik Prabowo
Kemendikbud Rilis Jadwal Libur Ramadan dan Idulfitri 2026
Tembok Pembatas SMPN 182 Jakarta Roboh, Pemilik Rumah Bertanggung Jawab Perbaiki