Oleh: Gambuh R Basedo dan Rissa Churria
PENULIS Sapardi Djoko Damono pernah mengatakan bahwa “puisi itu untuk dinikmati, nggak usah mikir: ini artinya apa, itu artinya apa, nikmati saja”.
Apakah yang bisa dinikmati dari sebuah puisi? Keindahannya? Di mana letak keindahannya?
Apakah pada diksi atau pilihan kata yang langsung terlihat karena tersurat sebagai unsur estetikanya?
Baca Juga: Keindahan 5 Destinasi Wisata Boyolali yang Harus Anda Kunjungi
Apakah pada isi yang tidak langsung terlihat karena hanya tersirat di dalamnya?
Mungkinkah keindahan puisi justru terletak pada perpaduan antara keduanya, perpaduan antara unsur estetik dan ekstraestetiknya, perpaduan antara bentuk dan isinya?
Apakah menikmati puisi sama dengan memberikan apresiasi atasnya?
Artikel Terkait
Perfect Crown Raih Rating Perdana 7,8%, Jadi Drama Jumat-Sabtu MBC Terbaik Ketiga
Michelle Ashley Ungkap Alasan Jauh dari Pinkan Mambo demi Kesehatan Mental
Serial Animasi KIKO Season 4 Tayang Perdana di RCTI, Usung Cerita Baru di Neo Asri
Haldy Sabri Protes Ammar Zoni Bawa-bawa Nama Irish Bella dalam Pleidoi Narkoba