Menjadi seorang ibu tunggal jelas bukan perkara mudah. Faby Marcelia mengakuinya. Setelah pernikahannya dengan Revand Narya berakhir di tahun 2024, artis berusia 30 tahun itu kini tampak lebih waspada. Lebih hati-hati membuka pintu untuk seseorang yang baru.
Rumah tangga yang dibangun selama sebelas tahun itu meninggalkan bekas. Ada pelajaran, tentu saja. Tapi juga luka yang butuh waktu untuk sembuh. Menjelang 2026, Faby blak-blakan bicara soal transformasi dirinya dan kriteria pria yang kini ia anggap sebagai 'lampu merah'.
Trauma masa lalu, katanya, belum sepenuhnya hilang. Ia khawatir, kalau terburu-buru menjalin hubungan baru, justru akan memandang semua pria dengan kacamata yang sama.
"Karena masih lihat apa dikit, yang (tentang) selingkuh, kayak 'Hah' gitu, masih ada 'Egh' gitu," ujarnya dalam sebuah tayangan langsung Rumpi Trans TV, Rabu lalu.
"Takutnya nanti aku jadi menyamaratakan semua laki-laki," sambung Faby.
Meski merasa disakiti, Faby tak sepenuhnya menyalahkan mantan pasangan. Dengan jiwa besar, ia melakukan introspeksi. Ia mengakui, dulu dirinya punya 'penyakit hati' yang kerap memicu masalah: overthinking.
"Pasti menyalahkan ke diri sendiri ada. Harusnya aku enggak gini," akunya.
"Salah satunya overthinking. Karena ketakutan kali ya. Jadi bisa kayak 'Kok enggak balas ya? Aduh jangan-jangan.' Jadi jelek sih," jelasnya.
Sifat curiga dan posesif tanpa dasar itu, menurutnya, justru berdampak buruk bagi hubungan. Namun di akhir 2025 ini, Faby merasa dirinya sudah jauh berubah. Kebiasaan buruk itu sudah banyak berkurang.
Belajar dari pengalaman pahit, standarnya kini berubah. Ia tak lagi sibuk mencari sosok 'terbaik' di luar sana. Fokusnya justru ke dalam: memperbaiki kualitas dirinya sendiri lebih dulu.
"Kalau sekarang tidak mau mencari yang terbaik, tapi lebih kayak ke diri sendiri dulu aja sih. Kayak, entar dulu nih, aku mau cari yang baik tapi akunya udah cukup baik belum?" tuturnya.
Namun begitu, ada satu tipe pria yang akan langsung ia hindari. Bagi Faby, pria yang tidak bisa menyelesaikan masalah dan gemar memutarbalikkan fakta bermain sebagai korban adalah red flag terbesar.
"Yang tidak bisa menyelesaikan masalah. Yang kalau punya salah malah nyalahin balik gitu," tegas Faby.
"Kesannya malah jadi aku yang salah. Itu sih udah enggak mau. Kabur!" tandasnya.
Faby Marcelia dan Revand Narya menikah muda di tahun 2013, saat usianya baru 18 tahun. Pernikahan selama kurang lebih 11 tahun itu dikaruniai dua anak: Gallardo Igneel Magnelo Narya (lahir 2013) dan Grandine Benedita Fiorano Narya (lahir 2019). Sayang, bahtera rumah tangga mereka kandas di pengadilan tahun lalu.
Kini, Faby memilih untuk menikmati kesendirian. Menata hati, sambil fokus pada karier dan, tentu saja, kedua buah hatinya.
Artikel Terkait
Rekomendasi Drama Korea Bergaya Sejarah untuk Temani Waktu Ngabuburit
Warganet Duga Hubungan Davina dan Ardhito Bagian dari Manajemen Isu
Lnw Fashion Akhiri Endorsement Inara Rusli Usai Protes Netizen
Richard Lee Diperiksa 12 Jam sebagai Tersangka Pelanggaran Perlindungan Konsumen