Kemenangan ini sekaligus mengukuhkan superioritasnya atas atlet tuan rumah, Kirim Petkiree, yang harus puas dengan perak di angka 153,22 poin. Sebuah prestasi yang membanggakan untuk kontingen Indonesia di SEA Games 2025.
Usai segala hiruk-pikuk mereda, Basral akhirnya bisa menyampaikan perasaannya.
"Terima kasih semua yang udah selalu support," ujarnya, sederhana namun sarat makna.
"Alhamdulillah bisa raih medali emas."
Lebih dari sekadar angka dan medali, hari itu dunia olahraga menyaksikan sebuah keindahan lain. Sebuah pelukan yang bicara lebih lantang tentang persaudaraan dan rasa hormat. Dan itu, sungguh, tak ternilai harganya.
Artikel Terkait
Dino Rossano, Paman yang Membesarkan Ressa, Buka Suara Soal Gugatan ke Denada
Rumor Pernikahan Dini Ressa Rizky Rosano Bergulir di Tengah Isu Pengakuan Denada
Ibu Keisya Levronka Bongkar Kisah Pilu: Putranya Lumpuh Usai Jatuh dari Lantai Enam Kampus
Malam Ini di Cinta Sepenuh Jiwa: Hasbi Berkhianat dan Kabur, Suryono Biarkan Anaknya Jadi Buronan