"Memang saya jadi Mawa pun pasti sedih," akunya.
Tapi ia berharap semua pihak bisa melihat persoalan ini dari berbagai sisi. "Tapi coba kita menilai dua perspektif, bagaimana rasanya bila yang saya sampaikan itu terjadi di diri kalian juga," jelas Icha.
Tak cuma soal depresi yang dialami Inara, Icha juga menyinggung kekecewaan orang tua perempuan itu. Sang ibu konon merasa sedih sekaligus marah melihat putrinya dibombardir hujatan dari mana-mana.
"Tadi malam Inara bilang lagi sama mama. Terus bagaimana mama?, 'mama sih marah sama aku' dalam arti kok bisa gini," tutur Icha menirukan percakapan mereka.
Di sisi lain, rasa sedih seorang ibu melihat anaknya terpuruk jelas tak terhindarkan. "Tapi di sisi lain kan orang tua mana yang enggak sedih anaknya dihujat seperti ini," pungkasnya.
Sementara itu, laporan-laporan ke polisi terus berjalan. Wardatina Mawa melaporkan dugaan perzinaan. Sebaliknya, Inara yang muncul didampingi kuasa hukumnya membalas dengan laporan ilegal akses terkait rekaman CCTV yang dijadikan barang bukti, plus laporan penipuan terhadap Insanul Fahmi. Drama ini masih punya bab panjang, tampaknya.
Artikel Terkait
Fadly Faisal Kenang Lula: Dia Traveling ke Eropa, Tapi Pesan Rendang
Tabung Pink di Apartemen Dharmawangsa: Kematian Lula Lahfah Tetap Jadi Misteri
Irfan Hakim Buka Suara Soal Video yang Dituduh Normalisasi Penelantaran Anak
Ammar Zoni Mohon Tak Dikembalikan ke Nusakambangan Usai Sidang