Netflix Kuasai Warner Bros, Gelontorkan Rp1.201 Triliun untuk Gempur Industri Streaming

- Sabtu, 06 Desember 2025 | 14:40 WIB
Netflix Kuasai Warner Bros, Gelontorkan Rp1.201 Triliun untuk Gempur Industri Streaming

Netflix Resmi Akuisisi Warner Bros, Nilainya Tembus Rp1.201 Triliun!

Industri hiburan dunia baru saja diguncang transaksi raksasa. Jumat lalu, Netflix dan Warner Bros. Discovery (WBD) secara resmi mengumumkan kesepakatan akuisisi yang benar-benar bersejarah. Intinya? Netflix akan mengambil alih Warner Bros, lengkap dengan studio film dan televisinya, plus tentu saja, HBO dan platform streaming HBO Max.

Kalau bicara angka, nilainya sungguh fantastis. Transaksi ini dihargai US$27,75 per lembar saham Warner Bros. Totalnya? Sekitar US$82,7 miliar untuk nilai perusahaan, atau setara Rp1.201 triliun lebih! Ini bukan lagi sekadar berita besar. Ini adalah kesepakatan terbesar yang pernah terjadi di dunia hiburan.

Bayangkan saja deretan judul ikonik yang akan berpindah tangan. Dari serial TV legendaris seperti Game of Thrones dan The Sopranos, hingga film klasik The Wizard of Oz dan jagat superhero DC. Semuanya akan bergabung dengan kekuatan Netflix yang punya Stranger Things, Bridgerton, dan Wednesday. Kombinasi ini dijanjikan bakal jadi sajian hiburan yang sulit ditolak bagi penonton global.

"Akuisisi ini menyatukan dua pionir bisnis hiburan," tulis Netflix dalam pernyataannya.
"Menggabungkan inovasi Netflix, jangkauan global, dan layanan streaming terbaik di kelasnya, dengan warisan kelas dunia Warner Bros. yang berabad-abad unggul dalam menyajikan cerita."

Namun begitu, prosesnya tak akan instan. Transaksi ini baru diperkirakan selesai setelah pemisahan divisi Global Warner Bros, yang rencananya rampung di kuartal ketiga 2026. Jadi, kita masih harus menunggu.

Secara rinci, para pemegang saham Warner Bros akan mendapat US$23,25 tunai plus US$4,50 dalam bentuk saham Netflix untuk setiap saham yang mereka pegang. Skema ini yang menghasilkan angka US$27,75 per saham tadi.

Lalu, bagaimana dengan bagian lain dari Warner Bros? Rencana pemisahan yang sudah diumumkan sejak Juni 2025 tetap berjalan. Nantinya, akan ada perusahaan publik baru yang menaungi divisi Global Networks. Di dalamnya ada brand-brand besar seperti CNN, TNT Sports, Discovery, hingga platform digital Discovery .

Kesepakatan ini tentu sudah dapat lampu hijau dari Dewan Direksi kedua perusahaan. Tapi, masih ada beberapa hal yang harus dipenuhi: persetujuan regulator, restu dari pemegang saham Warner Bros, dan ketentuan umum lainnya. Perkiraannya, semua proses akan memakan waktu 12 hingga 18 bulan ke depan.

Di sisi lain, para petinggi kedua perusahaan tampak sangat optimis.

"Dengan menggabungkan koleksi acara dan film Warner Bros, mulai dari film klasik abadi hingga film favorit modern, Netflix akan mampu melakukannya dengan lebih baik lagi," ujar Ted Sarandos, salah satu CEO Netflix.
"Bersama-sama, kami dapat memberikan lebih banyak hal yang mereka sukai kepada penonton dan membantu mendefinisikan abad penceritaan berikutnya."

Presiden dan CEO Warner Bros, David Zaslav, punya nada yang serupa. Baginya, kolaborasi ini adalah jaminan untuk masa depan.

"Selama lebih dari satu abad, Warner Bros. telah memukau penonton. Dengan berkolaborasi bersama Netflix, kami akan memastikan orang-orang di mana pun akan terus menikmati kisah-kisah paling berkesan di dunia untuk generasi mendatang," kata Zaslav.

Jadi, inilah babak baru. Dua raksasa hiburan kini menyatu. Tinggal menunggu, bagaimana gelombang besar ini akan mengubah lanskap streaming yang sudah begitu ramai. Yang pasti, perang konten akan memasuki level yang benar-benar berbeda.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar