Brightspot 2025: Pasar Kreatif Berubah Jadi 'Supermarket' Ide yang Tak Terduga
Brightspot Market kembali lagi akhir tahun ini. Pasar kreatif terkurasi terbesar di Indonesia ini menghadirkan konsep baru yang cukup mengejutkan.
Bayangkan suasana supermarket biasa. Tapi di sini, yang dijual bukan sembako atau kebutuhan rumah tangga. Melainkan ide-ide segar dan kreativitas yang memikat. Itulah gambaran SuperMRKT, tema yang diusung Brightspot tahun 2025. Tempat ini bakal jadi melting pot bagi berbagai kalangan, di mana semua orang bisa menemukan sesuatu yang unik dan inspiratif.
Menurut Anton Wirjono, Founder Brightspot MRKT, konsep ini terinspirasi dari pengalaman berbelanja di supermarket. "Kami ingin menghidupkan kembali suasana itu," ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta Pusat, Rabu (19/11). "Tempat orang datang mencari yang dibutuhkan, tapi sekaligus menemukan hal-hal tak terduga. Di Brightspot SuperMRKT 2025, supermarket versi kreatif ini akan jadi ruang pertemuan bagi ide, merek, dan komunitas untuk berbagi dan tumbuh bersama."
Yang menarik, tahun ini mereka menggandeng seniman lokal Ardhira Putra. Kolaborasi ini diharapkan bisa menghadirkan instalasi dan pengalaman visual yang authentic, benar-benar mencerminkan semangat komunitas kreatif Indonesia.
Dari sisi partisipan, bakal ada lebih dari 220 brand terkurasi yang ambil bagian. Mereka menargetkan kunjungan melebihi 100.000 orang selama dua akhir pekan penyelenggaraan: 27-30 November dan 4-7 Desember 2025. Angka yang cukup ambisius, tapi melihat antusiasme tahun-tahun sebelumnya, bukan tidak mungkin tercapai.
Di sisi lain, konsep supermarket kreatif ini memang terasa segar. Seperti berbelanja di lorong-lorong penuh kejutan, di mana setiap sudut menawarkan pengalaman baru yang tak terduga.
Artikel Terkait
MNCTV dan GTV Gelar Festival Keluarga dan Aksi Sosial di Karawang
Manajer Ungkap Dampak Ekonomi Vonis 6 Tahun Nikita Mirzani: Kontrak Jangka Panjang Batal
Shindy Fioerla Ungkap Body Shaming dari Suami, Jadi Motivasi Jalani Operasi Bariatrik
Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri Jadi Modus Kejahatan Siber, Pakar Ingatkan Bahaya Phishing hingga Ransomware