Di sisi lain, challenge semacam ini juga jadi ajang kolaborasi yang seru. Kita sering lihat idol dari grup berbeda saling mengisi video. Ada yang di studio tari, ada juga yang asal ketemu di koridor stasiun TV langsung rekam. Yang penting ikut nari. Hal ini bikin interaksi antar-artis terasa lebih natural dan dekat dengan fans.
Yang menarik, meski terlihat spontan, dance challenge ini sebenarnya punya dampak promosi yang sangat besar. Selain meningkatkan engagement, cara ini ampuh bikin lagu cepat dikenal. Gerakan yang sederhana justru jadi kunci makin gampang diikuti, makin besar kemungkinannya jadi tren.
Jadi, meski tren ini sudah berjalan beberapa tahun, daya tariknya nggak berkurang. Dari Zico sampai sekarang, dance challenge sudah seperti ritual wajib. Dan sepertinya, ritual ini akan tetap bertahan selama musik Kpop terus berkibar.
Artikel Terkait
Insanul Fahmi Buka Hasil Tes Psikologi, Klaim Bebas dari Tuduhan NPD
Doktif Beri Ultimatum: Richard Lee Diminta Bertobat dan Bayar Pajak Rolls-Royce
Firdaus Oiwobo Buka Suara: Saya Pernah Bakar Rumah Orang di Cengkareng
Inara Rusli Ungkap Rasa Mual Dengar Pernyataan Cinta Fahmi untuk Dua Wanita