Kisah Mohd Abdul Shoiab, Satu-Satunya Korban Selamat Kecelakaan Bus Umrah India di Madinah

- Selasa, 18 November 2025 | 13:10 WIB
Kisah Mohd Abdul Shoiab, Satu-Satunya Korban Selamat Kecelakaan Bus Umrah India di Madinah

Kisah Mohd Abdul Shoiab, Satu-Satunya Korban Selamat Kecelakaan Bus Umrah India di Madinah

Tragedi kecelakaan bus umrah India di Madinah menewaskan 45 jemaah, dengan hanya satu penyintas berhasil selamat dari insiden maut tersebut. Kejadian ini terjadi pada perjalanan dari Makkah menuju Madinah yang melibatkan tabrakan antara bus jemaah dengan truk tangki diesel.

Identitas satu-satunya korban selamat terungkap sebagai Mohd Abdul Shoiab, pemuda berusia 24 tahun asal Hyderabad. Pria ini diketahui berada di posisi duduk dekat sopir bus saat kecelakaan terjadi dan saat ini sedang menjalani perawatan intensif di rumah sakit setempat.

Rincian Perjalanan Ibadah Umrah Rombongan India

Rombongan jemaah umrah asal India ini memulai perjalanan spiritual mereka ke Jeddah pada 9 November 2025. Setelah menjalani ibadah selama satu pekan di Makkah, rombongan berencana melanjutkan rangkaian umrah ke kota Madinah.

Kelompok jemaah terbagi dalam tiga bagian perjalanan: empat orang menggunakan mobil pribadi menuju Madinah, 46 orang naik bus travel, sementara empat anggota lainnya masih berada di Makkah untuk kepentingan lain.

Detail Kronologi Kecelakaan Bus di Madinah

Insiden kecelakaan maut terjadi pada dini hari Senin, 17 November 2025, sekitar pukul 02.00 waktu setempat. Lokasi kejadian berada di jalur jalan raya sekitar 25 kilometer sebelum pintu masuk kota Madinah.

Bus yang mengangkut 46 jemaah tersebut seluruhnya berasal dari negara bagian Telengana dengan dominasi warga Hyderabad. Kecelakaan ini tercatat sebagai salah satu tragedi terburuk yang menimpa jemaah umrah asal India di Arab Saudi.

Penanganan Pasca Kecelakaan dan Santunan

Para korban meninggal dalam insiden ini akan dimakamkan di pemakaman Arab Saudi sesuai dengan syariat Islam yang berlaku. Pemerintah setempat memberikan izin khusus bagi dua anggota keluarga setiap korban untuk dapat memberikan penghormatan terakhir.

Pemerintah Kabinet Telengana menyatakan komitmennya dengan memberikan santunan sebesar ₹5 lakh (500.000 rupee) atau setara dengan Rp94 juta kepada setiap keluarga yang kehilangan anggota dalam tragedi ini.

Proses Evakuasi dan Kondisi Penyintas

Tim penyelamat berhasil mengevakuasi Mohd Abdul Shoiab dari reruntuhan bus dengan kondisi luka-luka. Petugas medis menyatakan korban selamat mengalami trauma fisik dan psikologis yang memerlukan perawatan komprehensif.

Otoritas Arab Saudi dan perwakilan India bekerja sama dalam proses identifikasi korban serta koordinasi repatriasi jenazah. Kedua pemerintah menjamin proses ini akan dilakukan dengan tetap memperhatikan aspek kemanusiaan dan religious.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar