Marissa Anita Gugat Cerai Andrew Trigg Setelah 17 Tahun, Ungkap Alasan Childfree yang Menyentuh

- Selasa, 18 November 2025 | 10:30 WIB
Marissa Anita Gugat Cerai Andrew Trigg Setelah 17 Tahun, Ungkap Alasan Childfree yang Menyentuh

Marissa Anita Gugat Cerai Andrew Trigg Setelah 17 Tahun Menikah, Ini Alasan Childfree

Publik dikagetkan dengan kabar Marissa Anita mengajukan gugatan cerai terhadap suaminya, Andrew Trigg, setelah 17 tahun membina rumah tangga. Permohonan cerai ini telah resmi terdaftar di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat sejak pertengahan November.

Humas Pengadilan Negeri Jakarta Pusat membenarkan bahwa proses hukum sedang berjalan. Berkas permohonan cerai dari Marissa Anita kini memasuki tahapan persidangan.

Keputusan Menunda Momongan di Awal Pernikahan

Jauh sebelum mengajukan cerai, Marissa Anita pernah menjadi sorotan karena keputusannya untuk tidak memiliki anak. Presenter dan aktris ini mengungkapkan bahwa di awal pernikahannya, ia memilih menunda kehamilan karena baru memulai fase hidup sebagai wanita dewasa.

Dalam berbagai wawancara, Marissa menjelaskan bahwa usia 20-an adalah periode dimana ia baru merasakan kemandirian sebagai orang dewasa. Kondisi ini membuatnya memprioritaskan penyesuaian diri sebelum memutuskan memiliki keturunan.

Rasa Tidak Aman dan Trust Issue

Marissa mengaku memiliki ketakutan mendalam tentang pengasuhan anak. Kekhawatiran terbesar adalah ketidakmampuan memberikan pengasuhan terbaik dan kurangnya dukungan dari lingkungan sekitar.

"Punya anak itu harus merasa aman. Aku perlu yakin ada orang di sekitarku yang akan membantu mengasuh anak bersama. Karena rasa takut itu, aku selalu menunda-nunda rencana punya anak," jelas Marissa tentang trust issue yang dihadapinya.

Kesulitan Hamil di Usia Tua dan Penolakan IVF

Ketika akhirnya merasa siap secara mental di akhir usia 30-an, Marissa menghadapi kendala fisik. Kondisi tubuh yang sudah tidak optimal membuat pasangan ini kesulitan mendapatkan keturunan secara alami.

Marissa juga memutuskan tidak menjalani program bayi tabung atau IVF. Ia mengungkapkan ketidaknyamanan dengan proses medis tersebut, menekankan bahwa memiliki anak harus melalui proses yang dinikmati sepenuhnya.

Pasrah dan Menerima Peran Lain

Di usia 42 tahun, Marissa mengaku ikhlas dengan kondisinya. Baginya, tidak menjadi ibu bukan akhir segalanya. Masih banyak peran bermakna lain yang bisa dijalani, seperti menjadi tante bagi keponakan atau ibu baptis.

"Kalau terjadi ya terjadi, kalau tidak terjadi, ada opsi hidup yang lain. Aku tidak harus jadi ibu, aku bisa jadi tante, bisa jadi godmother jika aku siap," tutup Marissa dengan bijak.

Pernikahan Marissa Anita dan Andrew Trigg yang berlangsung sejak 2008 ini sebelumnya dikenal harmonis dan jauh dari kabar miring. Kini, hubungan mereka memasuki babak baru melalui proses hukum perceraian.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar