Angbeen Rishi dan Adly Fairuz Sepakat Co-Parenting: Alasan dan Update Sidang Cerai Terbaru

- Kamis, 13 November 2025 | 14:40 WIB
Angbeen Rishi dan Adly Fairuz Sepakat Co-Parenting: Alasan dan Update Sidang Cerai Terbaru
Angbeen Rishi dan Adly Fairuz Sepakat Co-Parenting Setelah Gugat Cerai

Angbeen Rishi dan Adly Fairuz Sepakat Co-Parenting Setelah Gugat Cerai

Proses persidangan gugat cerai yang diajukan Angbeen Rishi terhadap Adly Fairuz kembali berlanjut. Sidang mediasi digelar di Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada Kamis, 13 November 2025, dengan kehadiran Angbeen Rishi yang didampingi oleh kuasa hukumnya.

Di lokasi persidangan, Angbeen Rishi terlihat bersikap hati-hati dalam memberikan keterangan kepada media. Ia hanya meminta doa terbaik dari publik untuk menyelesaikan masalah rumah tangganya. "Doakan yang terbaik," ujar Angbeen Rishi singkat.

Meski memutuskan untuk berpisah, hubungan komunikasi antara Angbeen dan Adly disebut tetap berjalan dengan baik. Komitmen ini mereka jaga demi kebaikan dan masa depan anak semata wayang mereka.

Angbeen Rishi mengungkapkan bahwa mereka berdua sepakat untuk mempertahankan hubungan baik layaknya sahabat. Yang lebih penting, mereka akan menerapkan sistem co-parenting untuk membesarkan anak mereka bersama-sama. "Baik, tetap menjadi sahabat, tetap baik. Kan kita punya anak," tuturnya. "Sama-sama ya, co-parenting," sambung Angbeen.

Gugatan cerai ini pertama kali diajukan oleh Angbeen Rishi pada 23 Oktober 2025. Hingga kini, alasan pasti di balik permohonan perceraian pasangan yang telah menikah selama lima tahun tersebut masih belum diketahui publik.

Sebelumnya, sidang perdana sempat mengalami kendala karena ketidakhadiran kedua belah pihak. Menurut peraturan, gugatan cerai dapat berisiko digugurkan jika pihak penggugat, dalam hal ini Angbeen Rishi, tidak hadir dalam persidangan tanpa alasan hukum yang dapat diterima.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar