Kekasih Sarwendah, Giorgio Antonio, meluapkan kekesalannya atas gelombang hujatan yang diterima Sarwendah di media sosial. Ia menyoroti bahwa sebagian besar komentar negatif justru datang dari sesama perempuan.
"Mamio punya dua anak perempuan. Jadi tolong, ya (jangan hujat dia). Apalagi kalian yang wanita-wanita, masa wanita-wanita jelekin wanita, gimana sih guys," ujar Giorgio saat siaran langsung di sebuah salon, Senin (29/6/2026).
Melalui pernyataan itu, Giorgio meminta publik menghentikan komentar negatif terhadap Sarwendah. Menurutnya, sesama perempuan semestinya saling mendukung, bukan menjatuhkan, apalagi Sarwendah adalah ibu dari dua anak perempuan.
Giorgio juga menegaskan bahwa jika ada yang ingin melontarkan asumsi atau cibiran, lebih baik ditujukan kepadanya. "Dan sebenarnya aku juga sama Mamio gitu. Yang paling tahu itu sebenarnya aku dan Mamio. Keadaan Mamio tuh seperti apa, ya memang itu kami (yang tahu)," katanya. "Jadi kalau mau berasumsi, mau menjelek-jelekkan, ya mendingan jelekin aku saja nggak apa-apa daripada Mamio."
Pernyataan Giorgio itu viral dan menuai beragam respons. Sebagian netizen menilai ia tengah mencari simpati publik. "Lagi cari simpati netizen ya," tulis seorang warganet.
Ada pula yang mengkritik perannya yang dianggap terlalu besar dalam kehidupan Sarwendah. "Masalahnya dia gak tahu posisinya atau gak punya rasa malu, mengambil terlalu banyak peran sebagai ayah, tapi belum menikah, padahal ada sosok ayah kandungnya yang lebih berhak untuk mendampingi. Makanya dia duanya terlalu problematik," tulis akun lain.
Di sisi lain, tak sedikit netizen yang mendukung Giorgio. Mereka menilai sikapnya sebagai bentuk kepedulian dan keberanian melindungi Sarwendah dari hujatan. "Gue lihat dewasa banget sikapnya Gio ini. Sebagai CEO kelihatan banget kalau dia sayang dan respect banget sama Mamio-nya, Sarwendah. Salut buat CEO Gio yang slalu siap pasang badan buat ngenjaga perasaan orang terkasihnya," tulis seorang netizen.
Artikel Terkait
Liburan Berdua Bukan Satu-satunya Kunci Harmonisasi Rumah Tangga
Menunggu Kepastian dalam Hubungan: Antara Cinta, Waktu, dan Arah yang Jelas
Mengapa Deep Talk dengan Orang Tua Terasa Begitu Sulit?
Pinkan Mambo dan Arya Khan Gelar Resepsi di Mal, Tamu Diminta Bawa Angpao dan Beli Makan Sendiri