Dari Idola Masa Kecil Jadi Rekan Setim, Kisah Dalot dan Ronaldo di Piala Dunia 2026

- Senin, 29 Juni 2026 | 14:00 WIB
Dari Idola Masa Kecil Jadi Rekan Setim, Kisah Dalot dan Ronaldo di Piala Dunia 2026

Diogo Dalot tak pernah menyembunyikan kekagumannya pada Cristiano Ronaldo. Kini, bek sayap Portugal itu tak hanya bermain bersama idolanya di tim nasional, tetapi juga berbagi momen di Piala Dunia 2026. Kisah mereka dimulai dari tribun stadion, ketika Dalot kecil menyaksikan Ronaldo mencetak gol spektakuler ke gawang Porto.

Dalam wawancara dengan Soccer Bible Magazine pada 2019, Dalot mengaku Ronaldo adalah inspirasi utamanya. "Dia adalah idola saya sejak hari pertama. Bukan karena dia orang Portugal, atau gaya bermainnya, tetapi karena kerja kerasnya. Ketika Anda memikirkan seorang atlet yang lengkap, Anda harus memilih Cristiano," ujarnya. Dalot yang saat itu berusia 20 tahun merasa luar biasa bisa mengenal dan melihat langsung bagaimana Ronaldo bekerja.

Pertemuan pertama Dalot dengan Ronaldo terjadi di laga Liga Champions 2008/2009 antara Manchester United dan Porto. Saat itu, Ronaldo mencetak gol indah dari jarak jauh. "Saya berada di tribun di belakang gawang dan jelas saya tidak terlalu senang karena saya mendukung Porto, tetapi itu adalah kenangan pertama saya melihatnya secara langsung," kenang Dalot. Setelah itu, ia rajin menonton video Ronaldo di internet seperti penggemar lainnya.

Keduanya kemudian menjadi rekan setim di Manchester United pada musim 2021/2022 dan 2022/2023. Dalot mengaku banyak belajar dari top skor sepanjang masa Portugal itu. "Kenangan pertama saya adalah ketika dia berada di United, saat itulah saya belajar banyak tentang dia dan sangat menyukai cara dia bermain," kata mantan pemain Porto itu. Bermain bersama Ronaldo menjadi pencapaian yang membanggakan dalam kariernya. "Ketika Anda tumbuh dewasa, Anda ingin bermain dengan yang terbaik," ucapnya.

Di Piala Dunia 2026, keduanya kembali bahu-membahu membela Portugal. Namun, performa Ronaldo sempat dikritik setelah Portugal hanya bermain imbang melawan Kongo. Dalot pun angkat bicara membela rekannya yang kini berusia 41 tahun. "Semua orang sudah tahu betapa baiknya Cristiano menangani kritik. Dia memiliki pengalaman lebih dari 20 tahun bersama tim nasional," kata Dalot kepada ESPN. Ia menambahkan bahwa kritik adalah bagian dari permainan, terutama di ajak sebesar Piala Dunia.

Ronaldo pun menjawab kritik dengan dua gol saat Portugal menghancurkan Uzbekistan 5-0. Kini, Portugal melaju ke babak 32 besar dan akan menghadapi Kroasia pada 3 Juli 2026.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags