Andhika Pratama dan King Nassar Dipercaya Padu Padan Kontras di Program Baru RCTI

- Senin, 27 April 2026 | 18:10 WIB
Andhika Pratama dan King Nassar Dipercaya Padu Padan Kontras di Program Baru RCTI

JAKARTA Andhika Pratama dan King Nassar. Dua nama yang kini jadi tumpuan di program baru RCTI, "Healing Jalur King Nassar". Bukan cuma soal nyanyi atau canda, tapi lebih ke bagaimana mereka saling mengisi. Dan jujur, chemistry mereka itu ya, langsung kerasa sejak menit pertama. Di sebuah konferensi pers, Senin (27/4/2026), Andhika cerita soal strateginya. Katanya, dia harus jaga ritme acara tanpa bikin semuanya kaku. Nassar? Ya, tipikalnya yang enerjik banget. Kadang tiba-tiba pengen nyanyi, misalnya. Nah, di situ peran Andhika muncul. “Misalnya Nassar sudah ‘gatel’ pengen nyanyi, tugas saya kasih "bridging" supaya momen itu nggak sia-sia. Kita tambahkan "gimmick", arahkan peserta untuk ikut nyanyi bareng, jadi suasananya makin hidup,” ujarnya. Dia juga optimis. Menurutnya, kekompakan mereka bakal makin kuat seiring waktu. “Kalau "chemistry", insya Allah sambil jalan,” katanya enteng. Tapi di sisi lain, Nassar punya pandangan sendiri. Buat dia, hubungan kerja yang natural ini justru lahir dari perbedaan. Nassar yang ceplas-ceplos, penuh canda, merasa terbantu karena Andhika bisa tetap santai tapi tetap pegang kendali. “Nggak susah kok. Mas Dhika itu bisa bercanda tapi tetap serius. Kalau "partner"-nya sama-sama bercanda terus, nanti hasilnya jadi aneh. Aku kan memang suka bercanda, jadi butuh yang bisa ngarahin,” jelas Nassar. Menurutnya, keseimbangan itu penting. Penonton tetap terhibur, acara nggak kehilangan arah. Sederhana, tapi efektif. Sementara itu, Produser RCTI, Christy Kanter, buka suara soal alasan milih dua host ini. Katanya, Andhika dan Nassar itu multitalenta. Begitu masuk ruang syuting, langsung cair. “Waktu syuting episode perdana, kami nggak mengalami banyak kendala. "Chemistry" mereka langsung terasa, bahkan sudah bisa bikin kru dan penonton tertawa,” ungkap Christy. Dia bahkan sempat kaget. Biasanya, katanya, butuh waktu untuk bangun kekompakan. Tapi ini? Langsung "wow". “Jadi memang nggak salah pilih,” ujarnya optimistis. Dengan perpaduan karakter satu serius, satu jenaka "Healing Jalur King Nassar" punya potensi jadi tontonan segar. Dekat, ringan, tapi tetap terarah. Dan mungkin, itu yang selama ini penonton cari.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar