Penampilan Lucinta Luna saat salat Id di Korea Selatan benar-benar mengejutkan banyak orang. Bukan cuma karena lokasinya yang jauh, tapi lebih pada pilihan busananya: ia tampil dengan pakaian Muslim pria, lengkap dengan sarung. Momen yang diunggah di media sosial itu langsung ramai dibicarakan netizen.
Di balik keputusan itu, ternyata ada perjalanan panjang yang ia lalui. Lucinta mengaku, ini adalah pertama kalinya dalam sepuluh tahun terakhir ia menjalankan salat Id. Rupanya, keraguan dan ketakutan akan hujatan selalu menghantui.
“Aku udah 10 tahun gak pernah salat Hari Raya, salat Idul Fitri, salat Idul Adha. Kalau aku ziarah juga aku pakai baju yang gak sesuai kodrat,” ujarnya.
Ia melanjutkan, “Makanya aku memberanikan diri, tapi beraninya di luar negeri.”
Pernyataan itu disampaikan Lucinta dalam sebuah obrolan di kanal YouTube Ivan Gunawan. Ia merasa perlu mengumpulkan nyali besar untuk bisa beribadah dengan penampilan yang ia yakini sesuai kodratnya sebagai laki-laki, meski secara hukum dan fisik ia telah menjadi perempuan.
Memang tidak mudah. Tantangannya nyata, mengingat publik pasti akan terbelah. Itulah sebabnya ia memilih melakukannya jauh dari Indonesia, di Korea Selatan, sebagai langkah awal keberaniannya.
Artikel Terkait
Aldi Taher Tolak Tawaran Umrah Gratis, Alihkan ke Marbot yang Jadi Gurunya
El Rumi dan Syifa Hadju Pamer Kemegahan Busana Adat Gorontalo di Sesi Prewedding
Okin Bantah Rachel Vennya Soal Pengukuran Rumah Tanpa Izin
Okin Klarifikasi Status Rumah Sengketa dengan Rachel Vennya: Dibeli Sebelum Anak Lahir