PP TUNAS Resmi Berlaku, Anak di Bawah 13 Tahun Dilarang Buka Medsos

- Senin, 30 Maret 2026 | 14:20 WIB
PP TUNAS Resmi Berlaku, Anak di Bawah 13 Tahun Dilarang Buka Medsos

Gadget sering jadi pilihan karena dianggap paling menghibur. Tugas kita adalah menawarkan alternatif lain yang lebih menarik. Ajak mereka main sepeda, eksplorasi hobi baru seperti menggambar, atau sekadar membaca buku cerita bersama. Aktivitas fisik dan kreatif ini jauh lebih sehat untuk perkembangan mereka.

3. Orang Tua Harus Jadi Contoh

Ini yang paling sulit mungkin. Anak itu peniru ulung. Percuma saja melarang mereka main HP kalau kita sendiri asyik scroll media sosial sepanjang hari. Coba kurangi, setidaknya saat sedang bersama anak. Fokuslah pada obrolan dan interaksi langsung. Mereka akan merasakan perhatian itu.

4. Siapkan “Zona Bebas Gadget” di Rumah

Buat kesepakatan, area tertentu di rumah harus steril dari gawai. Ruang makan dan kamar tidur adalah dua tempat yang ideal untuk memulai. Makan malam jadi waktu berkumpul keluarga yang lebih berkualitas, sementara kamar tidur bebas gadget akan meningkatkan kualitas tidur anak.

5. Bicarakan Baik-baik, Bukan Sekadar Larang

Anak perlu memahami “mengapa” mereka harus mengurangi screen time. Jelaskan dengan bahasa sederhana tentang risikonya: mata lelah, sulit tidur, atau jadi kurang konsentrasi belajar. Diskusi yang terbuka membuat anak merasa dihargai, sehingga mereka lebih mau bekerja sama.

Lima langkah di atas bukan formula ajaib yang langsung berhasil dalam semalam. Butuh kesabaran dan komitmen. Namun, dengan hadirnya PP TUNAS sebagai payung hukum, setidaknya orang tua punya landasan lebih kuat untuk mulai membangun kebiasaan digital yang lebih sehat dalam keluarga. Perjalanan masih panjang, tapi harus dimulai dari sekarang.

Editor: Erwin Pratama


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar