Baim Wong Tegaskan Perawatan di Korea untuk Stem Cell, Bukan Operasi Plastik

- Senin, 09 Februari 2026 | 20:35 WIB
Baim Wong Tegaskan Perawatan di Korea untuk Stem Cell, Bukan Operasi Plastik

Baim Wong Buka Suara Soal Isu Operasi Plastik di Korea

Isu operasi plastik yang menyeret namanya akhirnya diluruskan sendiri oleh Baim Wong. Aktor sekaligus sutradara itu dengan tegas membantah kabar yang menyebut dirinya melakukan "oplas" di Korea Selatan. Pertemuan dengan awak media di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) menjadi momen dia memberikan klarifikasi.

"Stem cell, bro. Bukan operasi plastik," ujar Baim, menegaskan.

Menurut penuturannya, tindakan medis yang dia jalani adalah perawatan stem cell. Tujuannya bukan untuk mengubah bentuk wajah, melainkan untuk kesehatan dan peremajaan. Selain itu, prosedur ini juga dia lakukan untuk memulihkan cedera lama yang pernah dialaminya.

Di sisi lain, Baim mengakui ada saran dari dokter terkait bagian hidungnya. Dokter sempat menyarankan perbaikan karena tulang hidungnya disebut pernah mengalami masalah. Namun, tawaran itu ditolaknya.

"Ini sebenarnya tulang hidung agak patah dulu. Dokter sempat nyuruh dibenerin (oplas), tapi aku enggak mau," ungkapnya.

Soal prosesnya, Baim menjelaskan bahwa stem cell diambil dari sumsum tulang atau bone marrow. Dia tak menampik bahwa perawatan semacam ini memang butuh biaya yang tidak sedikit. Hasilnya pun, kata dia, tidak instan.

"Katanya setelah dua bulan baru kelihatan hasilnya. Tapi oke sih, bagus," kata Baim tentang hasil perawatannya.

Lantas, mengapa harus ke Korea Selatan? Baim menyebut itu murni pilihannya sendiri. Meski begitu, dia terbuka untuk melakukan perawatan serupa di dalam negeri. Syaratnya satu: fasilitasnya harus sudah memadai.

"Kalau ada di sini yang bagus, ya di sini," tutupnya singkat.

Dengan penjelasan ini, Baim Wong berharap kabar miring tentang operasi plastik bisa berhenti. Fokusnya, saat ini, adalah pada manfaat perawatan kesehatan yang telah dijalaninya.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar