Polisi dan Warga Bersihkan Musala Terdampak Banjir di Kampung Melayu

- Senin, 09 Februari 2026 | 22:00 WIB
Polisi dan Warga Bersihkan Musala Terdampak Banjir di Kampung Melayu

MURIANETWORK.COM - Direktorat Samapta Polda Metro Jaya turun tangan membantu membersihkan sebuah musala di Kampung Melayu, Jakarta Timur, yang terdampak banjir. Musala tersebut sebelumnya terendam air dan dipenuhi lumpur, sehingga memerlukan upaya pembersihan agar dapat kembali difungsikan untuk beribadah. Upaya ini melibatkan personel kepolisian bersama warga setempat pada Senin (9/2/2026).

Sinergi dengan Warga Pulihkan Tempat Ibadah

Pasca banjir surut, kondisi musala masih memprihatinkan dengan sisa lumpur yang menempel di berbagai sudut. Menyikapi hal itu, sebanyak 10 personel dari Subsie Pammat Ditsamapta Polda Metro Jaya dikerahkan ke lokasi. Dipimpin langsung oleh Kasi Pammat, AKP Ali Hajar, mereka segera bergerak melakukan pembersihan secara menyeluruh.

Mereka tidak bekerja sendirian. Kegiatan ini dilakukan secara gotong royong dengan masyarakat sekitar, menunjukkan kolaborasi yang erat antara aparat dan warga dalam menghadapi dampak bencana. Setiap bagian musala disisir dan dibersihkan dengan teliti.

Dirsamapta Polda Metro Jaya, Kombes Wahyu Dwi Ariwibowo, menjelaskan tujuan dari aksi tersebut. "Kita melakukan kegiatan bersih-bersih musala yang sebelumnya sempat terendam banjir. Kegiatan dilakukan bersama-sama dengan masyarakat," jelasnya.

Komitmen Pelayanan di Tengah Masyarakat

Lebih dari sekadar aksi fisik, kegiatan ini mencerminkan komitmen institusi kepolisian untuk hadir di tengah kesulitan yang dihadapi masyarakat. Dalam situasi pascabencana, pemulihan fasilitas umum, terutama tempat ibadah, menjadi prioritas untuk mengembalikan kenyamanan dan normalitas warga.

Kombes Wahyu menegaskan bahwa bentuk kepedulian seperti ini merupakan bagian integral dari tugas pelayanan. "Polri siap membantu masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan itu sebagai bentuk pelayanan untuk masyarakat," tuturnya.

Dengan demikian, musala yang sempat kotor dan tidak terawat kini telah kembali bersih dan siap menampung jamaah untuk beribadah. Upaya pemulihan yang cepat ini diharapkan dapat mengobati sedikit dari dampak psikologis dan sosial yang ditimbulkan oleh bencana banjir.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar