Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan sikap pemerintah Indonesia dalam menarik investasi asing. Ia menyatakan bahwa pemerintah tidak akan bersikap berlebihan atau memohon-mohon kepada investor asing. Menurut Purbaya, investor asing datang ke Indonesia terutama untuk memanfaatkan potensi pertumbuhan ekonomi, bukan untuk tujuan membangun negeri.
Pernyataan ini disampaikan Purbaya dalam Rapat Kerja Komite IV DPD RI bersama Menkeu di Gedung DPD RI, Jakarta Pusat, Senin (3/10). "Saya termasuk yang percaya asing enggak akan bangun negara kita. Mereka masuk sini hanya untuk manfaatkan kue pertumbuhan ekonomi," tegas Purbaya.
Strategi yang ditekankan Purbaya adalah menciptakan 'kue' pertumbuhan ekonomi yang menarik bagi investor. Dengan demikian, kehadiran investor asing justru akan mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia lebih kencang lagi.
Purbaya juga menjelaskan strategi selektif dalam investasi. "Kalau tukang jahit aja, enggak usah diundang, sudah ada banyak di sini. Jadi ya kita punya, enggak usah kita buka, yang belum kita punya, kita buka. Itu strategi kita ke depan," ujarnya.
Meski urusan investor bukan ranah Kementerian Keuangan, Purbaya menegaskan memiliki instrumen untuk mengintervensi investor asing yang tidak tepat. "Saya punya instrumen pajak dan tarif, kita kerjain di situ kalau mereka ngotot," kata Purbaya.
Sementara itu, realisasi investasi Indonesia pada kuartal III 2025 mencapai Rp 491,4 triliun atau 25,8 persen dari target 2025. Capaian ini meningkat 13,9 persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya. Target realisasi investasi 2025 yang dicanangkan Kementerian PPN/Bappenas mencapai Rp 1.905,6 triliun.
Realisasi investasi tersebut menyerap 696.478 tenaga kerja. Porsi Penanaman Modal Asing (PMA) selama kuartal III 2025 sebesar 43,1 persen (Rp 212 triliun), sementara Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar 56,9 persen (Rp 279,4 triliun).
Artikel Terkait
PT Trikomsel Oke Tbk Resmi Tunjuk Djoko Harijanto sebagai Direktur Baru
CBRE Tunjuk Empat Pembeli Siaga, Rights Issue Rp1,91 Triliun Tetap Jalan
Hary Tanoesoedibjo: Pasar Modal Kunci Pembiayaan Jangka Panjang Pembangunan Ekonomi
Hary Tanoesoedibjo: Pasar Modal Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi Nasional