Karpet Merah Golden Globes 2026: Hitam Berbicara, Nostalgia Bertemu Keberanian

- Rabu, 14 Januari 2026 | 13:00 WIB
Karpet Merah Golden Globes 2026: Hitam Berbicara, Nostalgia Bertemu Keberanian

Malam Minggu (11/12) di Beverly Hilton, Los Angeles, tak seperti biasa. Suasana gemerlap dan sorot kamera menandai dibukanya Golden Globes 2026. Seperti tradisi, malam ini bukan cuma soal piala, tapi juga jadi pertanda dimulainya lagi musim penghargaan Hollywood yang sibuk. Dan tentu saja, semua mata tertuju ke karpet merah panggung utama di mana film, televisi, dan fashion bertabrakan dalam satu spektakel visual.

Kalau dilihat sekilas, warna hitam jelas mendominasi. Tapi jangan salah, tahun ini hitamnya jauh dari membosankan. Masing-masing desain punya caranya sendiri untuk berbicara. Ada ballgown klasik yang megah, ada pula gaun sheer yang berani, diselingi potongan-potongan struktural yang tajam. Rumah-rumah mode besar sepertinya sedang bermain-main dengan nostalgia, membawa keanggunan era lama namun disuntik dengan keberanian masa kini. Rahasianya? Permainan tekstur, transparansi yang pas, dan konstruksi busana yang presisi banget.

Di sisi lain, detail-detail ekstrem jadi pencuri perhatian. Corset yang tegas, aplikasi bunga rumit nan melelahkan untuk dibuat, lalu eksplorasi material seperti chiffon, fringe, dan sequin yang berkilauan. Meski gelap mendominasi, sesekali muncul warna-warna yang menyegarkan mata: kuning mentega yang lembut, putih es yang bersih, atau hijau zamrud yang dalam. Intinya, red carpet Golden Globes tahun ini sekali lagi membuktikan ia bukan sekadar parade. Ia adalah kompas, penanda arah tren fashion global untuk bulan-bulan ke depan.

Dan tentu saja, para selebriti adalah duta-duta utamanya. Masing-masing membawa interpretasi gaya personal, menciptakan momen-momen yang kadang tak kalah ikonis dari kemenangan di panggung penghargaan.

Ariana Grande

Dengan gaun ballgown hitam off-the-shoulder dari Vivienne Westwood Couture, Ariana Grande terlihat anggun sekali. Chiffon yang dikerut ringan mengalir, dipadukan dengan korset klasik yang membentuk siluet dramatis. Nuansa glamor Old Hollywood-nya kuat banget. Ia memilih styling yang minimalis, biar struktur busana yang jadi bintang.

Selena Gomez

Selena Gomez memancarkan glamor klasik. Gaun bustier velvet hitam custom dari Chanel ini rancangan Matthieu Blazy, dihiasi lebih dari 200 bunga putih dari bulu yang dibuat super detail. Tekstur lembut velvetnya kontras banget dengan siluet gaun yang tegas. Tampaknya, evolusi gaya Selena makin matang dan dewasa.

Jennifer Lopez

J.Lo selalu tahu caranya membuat heboh. Kali ini dengan gaun sheer form-fitting dari arsip Jean Louis Scherrer Haute Couture tahun 2003. Bernuansa nude dengan silk tulle, gaun ini membentuk siluet mermaid yang ikonis. Pilihan busana archival memberi sentuhan nostalgia yang kuat. Sensual, tapi tetap berkelas konsisten seperti biasa.

Lisa Blackpink

Lisa datang dengan energi edgy. Gaun sheer hitam dari koleksi Jacquemus Musim Semi/Panas 2026 ini menampilkan tube top sederhana yang dipadukan dengan lengan bergaya cape berumbai-rumbai. Siluetnya modern, berani, tapi elegan tetap terjaga. Sekali lagi, pengaruhnya sebagai ikon fashion global tak perlu diragukan.

Miley Cyrus

Bold dan ekspresif, itu Miley. Gaun sequined hitam karya Saint Laurent ini diperkuat dengan aksen bahu lipit yang tegas. Kilauan sequinnya, ya, sangat ‘Miley’. Penampilannya terlihat berani, namun kali ini terasa lebih terkendali.

Jenna Ortega

Jenna Ortega mencuri perhatian lewat gaun hitam high-neck karya Dilara Fındıkoğlu. Detail cutouts di samping, ekor paus di belakang, plus hiasan fringe dan sequin yang rumit semuanya menciptakan tampilan yang dramatis dan sedikit eksperimental. Cocok dengan estetika gelap yang jadi ciri khasnya belakangan ini.

Emma Stone

Memberi kesegaran di tengah lautan hitam, Emma Stone memilih setelan crop top dan rok manik-manik warna kuning mentega dari Louis Vuitton. Siluet two-piece-nya terasa ringan, santai, tapi tetap formal. Interpretasi glamor yang lebih rileks, dan itu berhasil.

Emily Blunt

Emily Blunt tampil sleek dan modern dengan skirt suit putih es custom Louis Vuitton. Atasan bergaya cape dengan kancing kristal memberi sentuhan arsitektural yang rapi. Tampilan bersih ini mengandalkan kekuatan tailoring yang sempurna. Elegan tanpa perlu berteriak.

Priyanka Chopra

Anggun dan berwibawa. Priyanka Chopra mengenakan gaun strapless navy blue custom Dior Haute Couture rancangan Jonathan Anderson. Potongan waist yang cinched, detail bertingkat, dan ikat pinggang pita siluetnya klasik, namun kaya akan detail halus. Keanggunannya tenang, tapi memesona.

Charli XCX

Gaya Charli XCX selalu teatrikal. Gaun hitam-putih Saint Laurent ini punya bodice off-shoulder berbulu yang mencolok, dipadukan dengan maxi skirt putih yang dramatis. Ditambah pita satin dan untaian berlian, penampilannya terasa seperti pertunjukan. Modern, tapi penuh gaya.

Jennifer Lawrence

Jennifer Lawrence menunjukkan sisi romantisnya. Gaun sheer dengan sulaman bunga dari Givenchy ini punya warna lembut dan siluet yang mengalir. Feminin, tanpa terkesan berlebihan. Tampak sisi lembutnya di karpet merah malam itu.

Kate Hudson

Kate Hudson percaya diri dengan gaun gunmetal gray silk custom Giorgio Armani Privé. Detail shredded fringe-nya memberi efek gerak yang dramatis saat ia melangkah. Paduan yang pas antara glamor klasik dan sentuhan modern yang berani.

Chase Sui Wonders

Warna zamrud yang kuat dari gaun strapless Balenciaga ini langsung mencolok mata. Rancangan Pierpaolo Piccioli ini bersih potongannya, sederhana, tapi sangat efektif. Chase membawa kesan segar yang menyegarkan di antara warna-warna gelap.

Audrey Nuna

Audrey Nuna berani dengan pendekatan konseptual. Cape dress hitam-putih dengan bow oversized dari Thom Browne ini terasa sangat artistik dan eksperimental. Proporsinya dramatis, dan itu jadi pusat perhatian. Bukan pilihan yang biasa, dan itulah kekuatannya.

Julia Roberts

Julia Roberts membuktikan bahwa yang klasik tak pernah mati. Black column gown dari Armani Privé ini bersih, elegan, tanpa hiasan berlebihan. Hanya mengandalkan potongan sempurna dan karisma alaminya. Gaya timeless yang selalu berhasil.

Chase Infiniti

Tampilan Chase Infiniti terasa futuristik. Gaun dengan corset mirrored dan rok velvet hitam dari Louis Vuitton ini menciptakan kontras tekstur yang unik. Detail reflektifnya menarik perhatian, menawarkan sesuatu yang eksperimental dan modern.

Ayo Edebiri

Ayo Edebiri memilih pendekatan yang understated tapi powerful. Gaun hitam berstruktur dari Chanel ini bersih siluetnya, minimalis, dan terasa sangat dewasa. Menunjukkan kepercayaan diri dan kecerdasan gaya yang tenang.

Elle Fanning

Elle Fanning seperti selalu datang dari negeri dongeng. Gaun bernuansa lembut dengan detail couture halus dari Gucci ini memberi kesan romantis klasik. Warna terangnya jadi kontras manis di palet gelap, menghidupkan lagi estetika khasnya yang memesona.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar