Jerawat di dahi itu memang bikin kesal. Siapa sih yang suka lihat tonjolan merah itu setiap bercermin? Selain mengganggu penampilan, rasanya juga bikin kepercayaan diri langsung anjlok. Tapi jangan khawatir, sebenarnya ada beberapa cara yang bisa dicoba di rumah untuk mengusir si bandel ini.
Sebelum buru-buru mencari solusi, kita perlu tahu dulu kenapa dahi jadi sasaran empuk. Intinya, pori-pori yang tersumbat jadi biang keroknya. Nah, penyumbatan ini biasanya terjadi karena produksi minyak (sebum) yang berlebihan, ditambah tumpukan sel kulit mati. Belum lagi kalau kita pakai produk rambut tertentu yang tanpa sadar menetes ke dahi. Kombinasi inilah yang akhirnya bikin jerawat betah bersarang.
Lalu, bagaimana cara mengatasinya? Menurut sejumlah sumber, termasuk Radium Aesthetic, beberapa metode berikut bisa dicoba. Ingat, konsistensi itu kunci.
Pertama, jaga kebersihan wajah dengan pembersih yang lembut. Carilah produk yang mengandung asam salisilat. Bahan ini cukup ampuh untuk mengikis sel kulit mati dan mengendalikan minyak berlebih. Rutin membersihkan wajah, terutama setelah beraktivitas, bisa mencegah penumpukan kotoran penyebab jerawat.
Kalau jerawat sudah muncul, coba oleskan gel lidah buaya. Bahan alami ini punya efek antiradang yang lumayan. Ia bisa menenangkan kulit yang meradang dan mempercepat penyembuhan. Rasanya sejuk dan ringan di kulit.
Untuk jerawat yang agak bandel, benzoil peroksida sering jadi andalan. Ia bekerja dengan membasmi bakteri dan meredakan peradangan. Tapi hati-hati, ya. Penggunaan yang berlebihan justru bisa bikin kulit iritasi dan kering. Mulailah dengan dosis rendah.
Di sisi lain, ada juga opsi minyak pohon teh. Minyak esensial ini terkenal karena sifat antibakterinya. Tapi jangan langsung dioleskan mentah-mentah ke wajah. Encerkan dulu dengan carrier oil agar tidak terlalu keras di kulit. Efeknya bisa membantu mengurangi kemerahan dan bengkak pada jerawat.
Nah, kalau semua cara di atas belum juga mempan, chemical peeling bisa dipertimbangkan. Metode pengelupasan kimiawi ini cukup efektif untuk membuka pori-pori yang tersumbat parah dan mengikis sel kulit mati. Namun begitu, ini bukan untuk coba-coba sendiri di rumah. Konsultasi dengan dokter atau ahli kulit sangat disarankan sebelum memutuskan untuk melakukannya. Mereka bisa menilai kondisi kulit dan merekomendasikan jenis peeling yang tepat.
Intinya, merawat kulit berjerawat butuh kesabaran. Coba satu per satu, lihat reaksi kulit, dan jangan mudah menyerah. Yang terpenting, hindari memencet jerawat! Tindakan itu justru sering memperparah keadaan dan berisiko meninggalkan bekas.
Artikel Terkait
Ressa Rizky Rossano: Pengakuan Denada di Media Sosial Belum Cukup, Harap Bisa Bertemu Langsung
Cara Cek Daya Tampung SNBP 2026: Portal SNPMB atau Langsung ke Situs Kampus?
Prilly Latuconsina Minta Maaf Usai Status Open to Work Picu Badai Kritik
Pandji Pragiwaksono Tegaskan Bakal Lanjutkan Stand Up Comedy, Meski Tanpa Mens Rea