Sebelum dipasang di dudukan, potong sekitar 2-3 cm bagian bawah batangnya. Potongannya lurus aja. Ini biar pohon lebih gampang nyerap air. Beberapa hari pertama, pohon biasanya haus banget. Jadi, pastiin wadah airnya selalu penuh, jangan sampe kering.
Jauhkan juga dari sumber panas. Perawatan sederhana ini bakal bikin umur pohonmu lebih panjang selama musim perayaan.
Waspadai Bahaya Kebakaran
Pohon kering itu mudah banget terbakar, apalagi kalo dihiasi lampu yang panas. Untuk mengurangi risiko, coba pakai lampu LED aja. Lebih aman dan nggak bikin panas. Periksa juga kondisi kabel lampu sebelum dipasang, pastikan nggak ada yang rusak atau terkelupas.
Jangan menumpuk terlalu banyak lampu di satu titik. Keselamatan harus jadi prioritas utama, di atas segalanya.
Bisa Jadi Ada "Tamu Tak Diundang"
Pohon asli dari alam bebas, jadi wajar kalau kadang membawa serangga kecil seperti kutu daun. Sebelum masukin ke rumah, goyangkan pohonnya kuat-kuat buat ngelurin serangga yang nempel. Menyimpan pohon di garasi selama beberapa hari juga bisa membantu mengurangi jumlah "tamu" ini.
Pemeriksaan sederhana ini penting buat jaga kebersihan dan kenyamanan rumah.
Kalau Punya Hewan Peliharaan...
Buat yang punya kucing atau anjing, pertimbangannya harus ekstra. Jarum pohon tertentu bisa melukai mulut mereka atau sebabkan masalah pencernaan kalo tertelan. Beberapa pohon juga mungkin dilapisi bahan kimia pengawet yang berbahaya.
Kalau hewan peliharaan sulit dijauhkan, mungkin pohon Natal buatan bisa jadi pilihan yang lebih aman. Keamanan mereka tetep nomor satu.
Pilih Jenis yang Cocok Sama Kebutuhan
Nggak semua pohon Natal itu sama. Pohon cemara jenis Fraser atau Noble Fir, misalnya, punya jarum pendek dan cabang kuat. Cocok buat digantungin ornamen berat. Kalau koleksi ornamenmu banyak, pastikan cabang pohonnya cukup kokoh.
Tapi kalo suka tampilan minimalis dan rapat, pilih jenis yang cabangnya lebih penuh. Paham karakteristiknya bantu kita dapat pilihan yang paling pas.
Asli atau Palsu, Ya?
Ini soal selera dan kebutuhan. Pohon asli itu menghadirkan pengalaman tradisional dan aroma khas yang berkesan, tapi perawatannya mirip bunga segar di vas: butuh perhatian rutin.
Di sisi lain, pohon palsu menawarkan kepraktisan. Tampilannya rapi, perawatannya rendah, dan bisa dipakai bertahun-tahun. Tapi ingat, kualitasnya beragam. Kalau memilih yang palsu, lebih baik investasi di produk yang bagus.
Dengan pertimbangan matang, kamu pasti bisa temukan pohon Natal yang tepat buat menghiasi rumah.
Artikel Terkait
Denada Akui Ressa sebagai Anak Kandung, Mediasi Gagal dan Gugatan Rp7 Miliar Berlanjut
Mimpi Uang Banyak: Firasat Rezeki atau Alarm Batin?
Dokter Ungkap Detik-Detik Terakhir Lula Lahfah di Apartemen Dharmawangsa
Kenes Lalita: Dari Jahitan Ibu untuk Anak, Hingga Merambah Pasar Digital