Waspada Demam Anak di Musim Pancaroba, Ini Langkah Awal yang Bisa Dilakukan di Rumah

- Selasa, 02 Desember 2025 | 20:06 WIB
Waspada Demam Anak di Musim Pancaroba, Ini Langkah Awal yang Bisa Dilakukan di Rumah

Cuaca akhir-akhir ini memang sulit ditebak. Panas terik tiba-tiba berganti hujan deras. Bagi orang tua, kondisi seperti ini bikin was-was. Tubuh anak-anak, yang masih dalam tahap perkembangan, dipaksa beradaptasi dengan perubahan suhu yang begitu drastis dalam waktu singkat.

Tak heran, daya tahan tubuh mereka pun kerap kewalahan. Akibatnya, virus lebih mudah masuk dan memicu sederet gejala: batuk, pilek, dan yang paling sering dikhawatirkan, demam. Menghadapi musim pancaroba yang begini, penting bagi orang tua untuk tahu langkah awal apa yang harus diambil saat si kecil mulai kepanasan.

Kaitan Antara Cuaca dan Kesehatan Si Kecil

Sebenarnya, mengapa pergantian cuaca bisa bikin anak gampang sakit? Jawabannya sederhana: tubuh mereka bekerja ekstra keras. Saat suhu berfluktuasi secara ekstrem, sistem imun yang belum sempurna itu mendapat tantangan berat. Belum lagi faktor kelembapan tinggi yang jadi tempat ideal virus berkembang biak, atau paparan air hujan yang bikin kedinginan.

Intinya, beberapa hal ini yang biasanya jadi pemicu:

• Daya tahan tubuh menurun karena perubahan suhu mendadak.

• Virus dan bakteri makin subur di udara lembap.

• Risiko masuk angin atau kedinginan setelah kehujanan.

Dari sinilah peluang demam muncul. Karena itu, mengenali gejalanya sejak dini dan memberi penanganan yang pas adalah kunci.

Langkah Awal Menangani Demam di Rumah

Jangan panik dulu. Saat termometer menunjukkan angka yang lebih tinggi dari biasa, ada beberapa hal praktis yang bisa Anda lakukan di rumah.

Pertama, coba kompres hangat di dahi atau ketiak. Cara ini membantu menurunkan suhu tubuh secara perlahan. Lalu, pastikan asupan cairannya cukup. Demam bikin anak gampang dehidrasi, jadi tawarkan air putih, kuah sop hangat, atau cairan elektrolit.

Perhatikan juga pakaiannya. Kenakan baju yang tipis dan nyaman, berbahan katun misalnya, agar panas tubuh bisa keluar dengan baik. Yang tak kalah penting, pastikan ia istirahat total. Tidur adalah obat alami terbaik untuk memulihkan kondisi.

Untuk pertolongan medis, orang tua bisa memberikan obat penurun panas khusus anak. Tentu saja, pilih yang aman, dosisnya tepat, dan sudah terdaftar resmi. Sekarang ini banyak obat sirup anak yang diformulasikan untuk kondisi demam di musim tak menentu seperti sekarang.

Menyikapi musim penyakit yang kerap datang bersamaan dengan pancaroba, Andreas C. Sugihartono, GM Marketing PT Gratia Husada Farma, berbagi pandangan.

“Dalam periode cuaca tidak menentu seperti sekarang, kecenderungan demam pada anak memang meningkat. Karena itu, ketersediaan obat yang sesuai sangat penting bagi orang tua. Mutu selalu menjadi perhatian utama kami agar masyarakat dapat menggunakan obat dengan aman,” ujarnya.

Produk seperti Hufagripp Demam bisa jadi salah satu stok wajib di kotak P3K rumah. Tapi ingat, gunakan selalu sesuai aturan pakai dan pantau terus kondisi anak. Jika dalam 2-3 hari demamnya tak kunjung turun, atau muncul gejala mengkhawatirkan seperti kejang, muntah berlebihan, sesak napas, atau si kecil terlihat sangat lemas, jangan tunda lagi. Segera bawa ke dokter atau fasilitas kesehatan terdekat.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar