Realisasi Anggaran BGN Capai 61,23%, Serapan Dana Tembus Rp 43,47 Triliun
Badan Gizi Nasional (BGN) melaporkan realisasi anggaran telah mencapai 61,23 persen dari total pagu sebesar Rp 71 triliun hingga 11 November 2025. Capaian ini menunjukkan kinerja penyerapan anggaran yang semakin meningkat.
Perkembangan Realisasi Anggaran BGN
Kepala BGN Dadan Hindayana menyatakan total dana yang telah terserap mencapai Rp 43,47 triliun. Angka ini diprediksi akan terus bertambah seiring dengan proses pembayaran tagihan yang masih berjalan. Menurut Dadan, realisasi ini membuktikan peningkatan signifikan dalam kemampuan penyerapan anggaran.
Grafik Realisasi Anggaran BGN 2025
Data realisasi anggaran BGN menunjukkan perkembangan yang konsisten sepanjang tahun 2025. Berikut rincian progres penyerapan anggaran:
- Januari: 0,1% (Rp 52,8 miliar)
- Februari: 1,7% (Rp 1,18 triliun)
- Maret: 2,5% (Rp 1,8 triliun)
- April: 3,6% (Rp 2,54 triliun)
- Juni: 8,5% (Rp 6,02 triliun)
- Juli: 11,1% (Rp 7,9 triliun)
- Agustus: 18,6% (Rp 13,2 triliun)
- Oktober: 49,9% (Rp 35,4 triliun)
Percepatan Program Makan Bergizi Gratis
Peningkatan realisasi anggaran diiringi dengan percepatan pembentukan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan penambahan penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Saat ini telah terbentuk 14.853 SPPG yang menjangkau lebih dari 42 juta penerima manfaat di 38 provinsi, 509 kabupaten, dan 7.022 kecamatan.
Detail Penerima Manfaat MBG
Program MBG telah menjangkau berbagai kelompok masyarakat dengan komposisi sebagai berikut:
- Bayi di bawah lima tahun: 1,8 juta
- PAUD: 1,1 juta
- Raudatul Atfal: 626 ribu
- TK: 1,9 juta
- SD kelas 1-3: 7,7 juta
- SD kelas 4-6: 7,75 juta
- Ibu hamil: 267 ribu
- Ibu menyusui: 599 ribu
- Siswa SLB: 77 ribu
- Santri pondok pesantren: 316 ribu
Target Program MBG 2025
Program MBG awalnya menargetkan 17,5 juta penerima dengan 5.000 SPPG. Namun, perkembangan saat ini telah jauh melampaui target awal. Pemerintah kini mengejar target 82,9 juta penerita manfaat pada akhir tahun 2025, dengan capaian saat ini telah melebihi 50 persen dari total target.
Dengan realisasi anggaran yang terus meningkat dan perluasan jangkauan program, BGN optimis dapat memenuhi target penyerapan anggaran dan manfaat program bagi masyarakat hingga akhir tahun 2025.
Artikel Terkait
BPII Kurangi Modal Anak Usaha di Singapura Senilai Rp34,71 Miliar
Argentina Jadi Negara dengan Utang Terbesar ke IMF, Capai Rp680 Triliun
TOTO Bagikan Dividen Final Rp134 Miliar untuk Tahun Buku 2025
33 Komunitas dan MNC Insurance Ramaikan Festival Kendaraan Klasik The Heritage Vol. 1 di Lembang