Hilirisasi Peternakan: Kebijakan Pemerintah untuk Peternak Kecil dan Stabilisasi Harga

- Minggu, 09 November 2025 | 20:10 WIB
Hilirisasi Peternakan: Kebijakan Pemerintah untuk Peternak Kecil dan Stabilisasi Harga
Hilirisasi Peternakan: Kebijakan Pemerintah untuk Memperkuat Peternak Kecil

Hilirisasi Peternakan: Kebijakan Pemerintah untuk Memperkuat Peternak Kecil

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memberikan klarifikasi penting mengenai kebijakan hilirisasi sektor peternakan yang sedang dipersiapkan pemerintah. Program ini justru dirancang untuk memperkuat posisi peternak kecil, bukan menciptakan persaingan baru di tingkat hilir.

BUMN Bangun Ekosistem Peternakan dari Hulu ke Hilir

Amran menjelaskan bahwa pemerintah, melalui BUMN, akan membangun ekosistem industri peternakan yang komprehensif. Rantai pasok ini akan mencakup penyediaan grand parent stock, parent stock, hingga final stock. Bibit ayam siap bertelur dan ayam pedaging baru kemudian akan disalurkan kepada para peternak.

Pakan ternak juga akan diproduksi oleh BUMN. Langkah strategis ini bertujuan untuk menekan harga di tingkat petani. Amran menekankan pentingnya pengendalian harga ini untuk menjaga stabilitas.

Lindungi Stabilitas Pangan dari Manipulasi Harga

Menteri Amran menegaskan bahwa selama ini hanya segelintir pihak yang mampu mengendalikan harga di industri peternakan nasional. Kondisi ini dinilai berbahaya bagi stabilitas pangan karena harga dapat dimanipulasi secara sepihak.

Pemerintah berkomitmen menata ulang sistem dengan membangun mekanisme baru yang lebih transparan. Fokusnya adalah menjaga harga pakan, yang merupakan komponen biaya terbesar bagi peternak, agar tetap stabil dan terjangkau.

Pemerintah sebagai Pelayan, Bukan Pesaing Peternak

Amran menekankan bahwa pemerintah tidak sedang membangun pesaing bagi peternak kecil. Sebaliknya, penguatan sektor hulu oleh BUMN justru bertujuan untuk mempermudah akses peternak terhadap kebutuhan pokok seperti pakan murah, vaksin, dan DOC (day-old chick).

Dengan peran BUMN di hulu dan peternak rakyat di hilir, kebijakan ini diharapkan dapat mempermudah, membantu, dan menguatkan peternak kecil di seluruh Indonesia.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar