Dalam rangka memperingati Hari Listrik Nasional (HLN) ke-80, PT PLN (Persero) memperkuat komitmennya untuk mendukung pertumbuhan industri nasional. Langkah nyata ini diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) dengan sejumlah pelanggan industri di Kawasan Industri Jawa Barat dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Jawa Tengah, dengan total kapasitas yang disepakati mencapai 1.800 megavolt ampere (MVA).
Kemitraan strategis antara PLN dan dunia industri ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing kawasan industri serta menciptakan efek berganda bagi perekonomian Indonesia, seperti peningkatan investasi, penyerapan tenaga kerja, dan pertumbuhan di sektor-sektor pendukung.
Jony Oktavian, Direktur Utama PT United Power Indonesia, menekankan betapa krusialnya peran listrik dari PLN bagi pengembangan kawasan industri dan KEK di Indonesia. "Kami berterima kasih kepada PLN yang senantiasa memfasilitasi ketersediaan listrik di KEK. Kami akan terus bergandeng tangan dengan PLN untuk menyediakan listrik dan memberikan yang terbaik bagi Indonesia," ujar Jony.
Darmawan Prasodjo, Direktur Utama PLN, menegaskan bahwa penyediaan listrik yang andal dan terjangkau merupakan fondasi utama pertumbuhan ekonomi nasional. Menurutnya, penandatanganan PJBTL ini tidak hanya sekadar transaksi energi, tetapi juga menjadi pintu pembuka bagi peluang investasi baru, penciptaan lapangan kerja, serta penguatan daya saing industri dalam negeri.
Artikel Terkait
Pemerintah Targetkan Groundbreaking Rusun Bantaran Rel Senen Mei 2026
Laba Bersih ICBP Melonjak 30% Jadi Rp9,2 Triliun di Tengah Tekanan Biaya
Stok Beras Bulog Tembus Rekor 4,3 Juta Ton, Inflasi Berhasil Dikendalikan
WOM Finance Bagikan Dividen Rp46 Miliar dari Laba Bersih Rp142,5 Miliar