Dari total pendapatan, penjualan tiket masih menjadi kontributor utama dengan nilai Rp 2,7 triliun atau setara dengan 62 persen. Sementara itu, segmen makanan dan minuman menyumbang Rp 1,4 triliun. Di sisi lain, pendapatan dari platform digital Cinema XXI menunjukkan pertumbuhan yang signifikan, naik 27,9 persen menjadi Rp 104,5 miliar.
Pembagian Dividen Interim 2025
Sebagai bentuk komitmen kepada para pemegang saham, Cinema XXI juga mengumumkan akan membagikan dividen interim sebesar Rp 5 per saham. Pembayaran dividen ini dijadwalkan paling lambat pada tanggal 28 November 2025.
"Pembagian dividen ini menjadi wujud komitmen kami untuk memberikan nilai berkelanjutan kepada pemegang saham, sambil tetap menjaga keseimbangan antara ekspansi dan profitabilitas," tegas Suryo Suherman.
Ekspansi Jaringan Bioskop
Sepanjang periode Januari hingga September 2025, Cinema XXI terus melakukan ekspansi dengan menambah dua bioskop baru yang berlokasi di Padang dan Pematang Siantar. Hingga akhir kuartal III 2025, Cinema XXI telah mengoperasikan total 261 bioskop dengan 1.369 layar yang tersebar di 67 kota di seluruh Indonesia.
Artikel Terkait
Surplus Perdagangan Indonesia Tembus USD 41 Miliar di 2025, Catat Rekor 68 Bulan Beruntun
Pandu Patria Sjahrir Tegaskan Demutualisasi BEI Tak Ganggu Independensi Regulator
Prabowo Tenang di Tengah Panik, IHSG Terjun Bebas ke Bawah 8.000
Krisis BEI, Danantara Soroti Reformasi Total untuk Pulihkan Kepercayaan