Menko AHY: Utang Whoosh Tidak Boleh Hentikan Proyek Kereta Cepat Jakarta-Surabaya
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan bahwa masalah utang Whoosh tidak boleh mengganggu rencana pembangunan kereta cepat Jakarta-Surabaya. Pemerintah terus berkoordinasi untuk menyelesaikan kendala utang yang membebani proyek kereta cepat Whoosh.
Restrukturisasi Proyek Kereta Cepat Whoosh Sedang Dibahas
Pemerintah saat ini aktif membahas proses restrukturisasi proyek kereta cepat Jakarta-Bandung yang dikelola oleh Whoosh. Menko AHY menyatakan bahwa penyelesaian utang harus berjalan tanpa menghambat pengembangan konektivitas kereta cepat berikutnya menuju Surabaya.
Opsi Penyelesaian Utang Whoosh
Berbagai opsi penyelesaian dan skema pendanaan berkelanjutan sedang dikaji pemerintah. Beberapa alternatif yang dipertimbangkan termasuk peran Danantara sebagai holding BUMN yang menaungi proyek, serta potensi dukungan dari Kementerian Keuangan.
Menunggu Arahan Presiden Prabowo Subianto
Pemerintah saat ini menunggu arahan Presiden Prabowo Subianto terkait keputusan final restrukturisasi dan arah pengembangan proyek kereta cepat nasional. Proses pengembangan opsi terbaik dan berkelanjutan terus dilakukan sambil menanti keputusan presiden.
Dengan demikian, pemerintah berkomitmen untuk tetap melanjutkan rencana pengembangan kereta cepat Jakarta-Surabaya meskipun menghadapi tantangan penyelesaian utang Whoosh.
Artikel Terkait
Wall Street Beragam: Dow Menguat, S&P 500 dan Nasdaq Tertekan Koreksi Saham Teknologi
DPUM Targetkan Pendapatan Rp1,6 Triliun pada 2026, Andalkan Ekspansi Ekspor dan Pemulihan Pabrik
PANI Kantongi Rp498 Miliar dari Private Placement Tahap Keempat
MSCI Pertahankan Status Emerging Market Indonesia, Namun Risiko Penurunan Bobot Indeks Masih Bayangi