IHSG Berpeluang Menguat, Target 6.200-6.212

- Senin, 20 Juli 2026 | 06:30 WIB
IHSG Berpeluang Menguat, Target 6.200-6.212

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan kembali menguat pada perdagangan hari ini, Senin (20/7/2026), setelah pada akhir pekan lalu ditutup naik 1,10 persen ke level 6.175. Volume pembelian masih mendominasi meskipun cenderung mengecil.

Dalam sepekan, IHSG tercatat menguat 4,24 persen dengan volume yang meningkat. Analis MNC Sekuritas dalam risetnya, Minggu (19/7/2026), menyebutkan bahwa secara teknikal IHSG sedang berada dalam bagian dari wave (c) dari wave [iv] pada pola triangle.

“IHSG berpeluang menguat menguji 6.200-6.212. Cermati area koreksi terdekat yang diperkirakan berada di 6.088-6.122,” tulis analis MNC Sekuritas.

Support IHSG berada di level 5.839 dan 5.607, sementara resistance di 6.286 dan 6.599.

Empat Saham Pilihan

MNC Sekuritas merekomendasikan empat saham yang dapat dicermati investor, yaitu ADRO, ESSA, ITMG, dan SRTG dengan strategi buy on weakness.

ADRO terkoreksi 0,80 persen ke Rp2.490 dan disertai tekanan jual. Posisi saham ini diperkirakan berada pada wave c dari wave (a) dari wave [v]. Rekomendasi buy on weakness di rentang Rp2.400-Rp2.460, target harga Rp2.550 dan Rp2.600, dengan stoploss di bawah Rp2.350.

ESSA bergerak flat ke Rp595 dengan tekanan jual yang mengecil. Koreksi masih tertahan oleh MA20. Posisi ESSA diperkirakan berada pada wave [iv] dari wave A. Buy on weakness di Rp560-Rp580, target Rp625 dan Rp645, stoploss di bawah Rp555.

ITMG menguat 0,10 persen ke Rp23.850 dengan volume pembelian muncul. Pergerakannya masih di atas MA60. Posisi ITMG diperkirakan berada pada wave (a) dari wave [iii]. Buy on weakness di Rp23.000-Rp23.625, target Rp24.500 dan Rp24.950, stoploss di bawah Rp22.725.

SRTG menguat 1,48 persen ke Rp1.710 dengan volume pembelian dominan. Pergerakannya di atas MA200. Posisi SRTG diperkirakan berada pada wave (iii) dari wave [iii]. Buy on weakness di Rp1.625-Rp1.675, target Rp1.800 dan Rp1.855, stoploss di bawah Rp1.590.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags