IHSG Rawan Koreksi, Saham Energi dan Bank Jadi Pilihan

- Senin, 20 Juli 2026 | 12:00 WIB
IHSG Rawan Koreksi, Saham Energi dan Bank Jadi Pilihan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih dibayangi potensi koreksi pada perdagangan hari ini, Senin (20/7/2026), jika gagal menembus area resistance 6.200-6.300. Meski demikian, sejumlah saham dari sektor energi, telekomunikasi, dan perbankan tetap menjadi sorotan analis.

Tekanan jual mulai mereda, terlihat dari penguatan IHSG pada sesi sebelumnya yang diiringi belanja bersih investor asing. Sektor finansial menjadi penopang utama indeks. Namun, secara teknikal, indeks masih berada dalam fase rawan koreksi terbatas. Support dipetakan di kisaran 6.050-6.100, sementara resistance di 6.200-6.300. Ada pula pandangan yang menilai indeks berpotensi bergerak sideways ke positif di rentang 6.079-6.227, membuka peluang trading jangka pendek.

Analis merekomendasikan strategi selektif dengan fokus pada area beli, target harga, dan batas risiko. Berikut sejumlah saham yang masuk radar perdagangan hari ini.

Saham Trading Aktif

Saham PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) direkomendasikan dengan pendekatan buy on weakness di area 1.285-1.355. Target harga dekat di 1.390-1.430, dengan cut loss di bawah 1.270.

Dari sektor telekomunikasi, PT Indosat Tbk (ISAT) menjadi pilihan. Area buy on weakness berada di kisaran 1.835-1.885, target 1.930-1.980, dan cut loss di bawah 1.820.

Saham PT Sumber Global Energy Tbk (SGER) dipantau di area 404-416, dengan target 482-496 dan stop loss 400. Sementara PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) masuk daftar dengan area entry 386-404, target 488-500, dan stop loss 382.

Saham Sektor Finansial

Saham PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) direkomendasikan untuk quick trade. Area entry di 1.715-1.755, target 2.010-2.060, dan stop loss 1.700. Saham ini berada dalam kelompok sektor finansial yang menjadi penopang pergerakan indeks.

Kelompok bank besar BBCA, BBRI, BMRI, dan BBNI juga tetap menjadi sorotan menjelang keputusan suku bunga Bank Indonesia. Saham-saham ini sebelumnya menjadi penopang utama penguatan indeks. BBCA dan BBNI paling sering muncul sebagai pilihan utama, sementara BBRI dan BMRI tetap kuat sebagai wakil sektor finansial berkapitalisasi besar.

Secara ringkas, rekomendasi saham hari ini terbagi menjadi dua: saham trading aktif seperti ENRG, ISAT, SGER, dan TOBA, serta saham berbasis kekuatan sektor finansial seperti BRIS, BBCA, BBRI, BMRI, dan BBNI. Dalam kondisi pasar yang fluktuatif, disiplin pada area beli, target harga, dan batas risiko menjadi kunci.

Disclaimer: Rekomendasi ini merupakan rangkuman analisis teknikal dan informasi pasar dari berbagai sumber tepercaya, bukan ajakan mutlak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya berada pada masing-masing investor.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags