Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 56,24 poin atau 0,91 persen ke 6.231,78 poin pada perdagangan Senin (20/7/2026). Penguatan indeks utama Bursa Efek Indonesia (BEI) ini ditopang oleh saham emiten konglomerasi, terutama dari Barito Group dan Bakrie Group.
Saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) milik Prajogo Pangestu melesat 9 persen ke Rp2.120, sementara saham PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) melejit 23,5 persen ke Rp105. Kedua saham ini menjadi motor utama kenaikan IHSG.
Saham-saham perbankan yang menjadi favorit investor asing bergerak variatif. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) menguat 1,7 persen ke Rp3.020, sedangkan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) terkoreksi 0,7 persen ke Rp4.450.
Perdagangan saham hari ini terpantau cukup ramai. Nilai transaksi mencapai Rp15,2 triliun di pasar reguler, dengan 293 juta lot saham diperjualbelikan dan frekuensi 2,37 juta kali. Sepanjang sesi, IHSG bergerak di zona hijau dalam rentang 6.191,04 hingga 6.249,90.
Subindeks lain juga menguat. IDX30 naik 0,84 persen, LQ45 menghijau 0,94 persen, sedangkan JII dan ISSI masing-masing menguat 1,97 persen dan 1,27 persen. Penguatan ini mencerminkan kenaikan yang relatif merata.
Sektor energi memimpin lonjakan IHSG. Saham PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) menguat 3,21 persen ke Rp2.570. Sektor industrial juga ditopang saham BNBR sehingga menguat hingga 3,44 persen.
Top gainers hari ini antara lain PT Famon Awal Bros Sedaya Tbk (PRAY) yang menguat 10,22 persen ke Rp755, PT Trimitra Trans Persada Tbk (BLOG) naik 9,60 persen ke Rp338, dan PT Darma Henwa Tbk (DEWA) melejit 9,34 persen ke Rp398. Sementara itu, top losers di antaranya PT Mark Dynamics Indonesia Tbk (MARK) anjlok 8,49 persen ke Rp970, PT Jakarta International Hotels & Development Tbk (JIHD) turun 3,96 persen ke Rp436, dan PT Wintermar Offshore Marine Tbk (WINS) melemah 3,77 persen ke Rp510.
Artikel Terkait
IHSG Ditutup Menguat 1,4 Persen ke 6.319,85 pada Sesi Pertama
Saham Konglomerasi Menggeliat, Grup Barito hingga Bakrie Pimpin Penguatan
IHSG Reli 9 Hari Beruntun, Pasar Nanti RDG BI hingga Musim Laporan Keuangan
IHSG Dibuka Menguat ke 6.273, Didorong Sektor Energi dan Keuangan