PT Perum Percetakan Uang RI (Peruri) melakukan perombakan jajaran pimpinan. Posisi direktur utama dan ketua dewan pengawas resmi berganti berdasarkan surat keputusan Badan Pengaturan BUMN yang terbit pada 15 Juli 2026.
Letnan Jenderal TNI AD (Purn) Teguh Arief Indratmoko ditunjuk sebagai direktur utama menggantikan Dwina Septiani Wijaya. Sementara itu, Geerhan Lantara diangkat sebagai ketua dewan pengawas Peruri.
Manajemen Peruri membenarkan keputusan tersebut. “Iya (pengangkatan Dirut dan Ketua Dewas sesuai SK). Sesuai dengan dari BP-BUMN sesuai keterangan dari Pak Dony,” kata Koordinator Corporate Communication & TJSL Peruri, Yahdi Lil Ihsan, Kamis (16/7).
Sebelumnya, Kepala BP BUMN Dony Oskaria yang juga menjabat sebagai COO Danantara mengatakan, keputusan penggantian Dirut Peruri telah disepakati. “Saya rasa kalau udah diumumkan iya mungkin ya, karena tadi saya kan di dalam. Tetapi keputusannya sudah ada,” ujarnya di Istana Negara, Rabu (15/7).
Dony menjelaskan, penunjukan figur berlatar belakang TNI AD sesuai dengan kebutuhan perusahaan. “Kita butuh apa, Peruri ini kan sebetulnya perusahaan untuk yang dijaga keamanan, security, dan lain sebagainya. Kita butuh ya, jadi ini kan bukan perusahaan sebetulnya Peruri ini lebih kepada alat pemerintah untuk mengontrol tadi kan, karena ini bukan perusahaan komersial,” jelasnya.
Teguh Arief Indriatmoko sebelumnya menjabat sebagai Komandan Pusat Teritorial Angkatan Darat dengan pangkat mayor jenderal pada 2021. Ia juga pernah menjadi Asisten Intelijen Kepala Staf Angkatan Darat. Teguh merupakan lulusan Akademi Militer 1988 dari cabang infanteri.
Artikel Terkait
Prabowo: PT PAL, Pindad, dan PTDI Hampir Dijual ke Asing, Saya Larang
Prabowo Hentikan Rencana Penjualan Sejumlah BUMN ke Asing
Prabowo Hentikan Rencana Penjualan Sejumlah BUMN Strategis ke Asing
Said Didu: Satu Perintah Presiden Cukup untuk Sehatkan BUMN