Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mempertahankan posisinya di zona hijau hingga penutupan perdagangan sesi II, Jumat (10/7). Meskipun bergerak fluktuatif sepanjang hari, indeks komposit akhirnya ditutup naik 11,92 poin atau 0,20% ke level 5.924,36.
Sejalan dengan IHSG, indeks LQ45 juga mencatat penguatan sebesar 0,32% dan berakhir di posisi 589,254. Nilai transaksi hari ini tercatat mencapai Rp 8,17 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 18,11 miliar lembar saham dan frekuensi 1,91 juta kali.
Saham-saham yang menjadi top gainers antara lain PRDL (Prodia Diagnostic Line) yang melesat 34,57%, RANS (Rans Entertainment Indonesia) naik 34,12%, dan BKDP (Bukit Darmo Property) menguat 33,77%. Sementara itu, top losers didominasi oleh JELI (Niramas Utama) yang turun 14,81%, BAPA (Bekasi Asri Pemula) melemah 14,55%, dan JECX (Nitrasanata Dharma) terkoreksi 13,86%.
Dari sisi nilai transaksi, saham BBCA (Bank Central Asia) menjadi yang terbesar dengan nilai Rp850,35 miliar, disusul BBRI (Bank Rakyat Indonesia) sebesar Rp397,62 miliar, dan TLKM (Telkom Indonesia) senilai Rp317,62 miliar. Adapun saham dengan volume perdagangan tertinggi adalah BUMI (Bumi Resources) sebanyak 11,19 juta lembar, diikuti NTBK (Nusatama Berkah) 9,70 juta lembar, dan DEWA (Darma Henwa) 6,07 juta lembar.
Di pasar valuta asing, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS juga menunjukkan penguatan. Rupiah ditutup di level Rp18.050 per dolar AS, terapresiasi 35 poin atau 0,19% dibandingkan posisi pembukaan pagi tadi di Rp18.085 per dolar AS.
Sementara itu, mayoritas bursa saham di kawasan Asia bergerak di zona hijau. Indeks Nikkei 225 di Jepang naik 1,19%, Hang Seng di Hong Kong menguat 0,60%, dan Straits Times di Singapura bertambah 0,56%. Namun, indeks SSE Composite di China justru turun 1,00%.
Artikel Terkait
Rupiah Menguat ke Rp18.065 per Dolar AS di Tengah Ketegangan Timur Tengah
Anindya Bakrie Optimistis IHSG Pulih dan Tembus Level Tertinggi dalam Tiga Tahun
IHSG Dibuka Menguat ke 5.936, RANS Masuk Jajaran Top Gainers
IHSG Dibuka Hijau, Rupiah Tertekan ke Rp 18.128 per Dolar AS