IHSG Turun 0,47%, Analis Proyeksi Peluang Uji Level 7.786

- Kamis, 16 April 2026 | 06:40 WIB
IHSG Turun 0,47%, Analis Proyeksi Peluang Uji Level 7.786

Pasar saham kita hari ini ditutup dengan catatan merah. IHSG melemah 36,20 poin atau 0,47 persen ke level 7.639,75. Perjalanannya sepanjang sesi cukup berliku, naik turun tanpa arah yang jelas.

Nah, menurut analisis MNC Sekuritas yang dirilis Kamis (16/4/2026), posisi IHSG saat ini masih diperkirakan sebagai bagian dari gelombang koreksi. Dalam skenario label hitam, ini adalah bagian dari wave [iv] dari wave A. Skenario lain, label merah, menempatkannya di wave B. Apapun labelnya, analis memproyeksikan IHSG berpeluang bergerak ke rentang 7.786-7.843 untuk menguji area resistance.

Tapi tentu saja, investor harus tetap waspada. Area koreksi terdekat perlu dicermati, yakni di kisaran 7.457-7.578. Untuk level support dan resistance hari ini, simak poin-poin berikut.

Support utama ada di 7.488 dan 7.351. Sementara resistance berada di 7.700 dan 7.861.

Di tengah sentimen pasar yang kurang bersahabat, ada beberapa saham yang menarik perhatian analis. Rekomendasinya beragam, dari spec buy hingga buy on weakness.

Mari kita bahas satu per satu.

Pertama, ANTM. Saham emiten ini naik 1,03 persen ke Rp3.940. Tapi jangan senang dulu. Penguatan ini ternyata dibayangi volume jual yang cukup signifikan. Pergerakannya pun masih mentok, belum sanggup menembus MA60. Analis melihat posisi ANTM sedang dalam bagian dari wave [iii] dari wave C.

Rekomendasi: Spec Buy di range Rp3.810-3.930.

Target harga: Rp4.070 dan Rp4.270.

Stoploss: di bawah Rp3.780.

Berikutnya, HRUM. Sahamnya menguat tipis 0,97 persen ke Rp1.040. Mirip dengan ANTM, tekanan jual juga muncul di sini. Posisi teknisnya diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave iii dari wave (c) dari wave [d].

Rekomendasi: Buy on Weakness di Rp1.015-1.035.

Target harga: Rp1.115 dan Rp1.150.

Stoploss: di bawah Rp1.010.

Lalu ada NCKL. Kenaikannya lebih signifikan, 2,68 persen ke Rp1.150. Namun, dominasi tekanan jual masih kuat dan penutupan hariannya gagal bertahan di atas MA20. Posisinya saat ini diduga sebagai bagian dari wave [iv] dari wave C dari wave (B).

Rekomendasi: Buy on Weakness di Rp1.120-1.145.

Target harga: Rp1.215 dan Rp1.245.

Stoploss: di bawah Rp1.100.

Terakhir, PGAS. Ini salah satu yang kinerjanya cukup solid hari ini. Sahamnya melonjak 2,71 persen ke Rp1.895. Berbeda dengan lainnya, pergerakan PGAS justru didominasi volume beli. Bahkan, penguatannya berhasil menembus level MA20. Posisi teknisnya sedang di wave A dari wave (B).

Rekomendasi: Buy on Weakness di Rp1.855-1.895.

Target harga: Rp1.965 dan Rp1.995.

Stoploss: di bawah Rp1.835.

Begitulah ringkasan pergerakan pasar dan sejumlah rekomendasi saham hari ini. Setiap keputusan investasi tentu memerlukan pertimbangan matang, bukan sekadar mengikuti analisis teknis semata. Selalu lakukan riset mandiri.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar