Lalu, seberapa besar aksi beli yang sudah dilakukan? Data bulan Februari 2026 menunjukkan, BREN membeli kembali sekitar 700 ribu saham di pasar. Sampai akhir bulan itu, total saham treasuri mereka mencapai 6,7 juta lembar atau setara 0,005% dari total saham beredar. Untuk data Maret, tentu masih kita tunggu laporannya nanti.
Ini bukan kali pertama BREN melakukan manuver serupa. Catatan menunjukkan, pada 2025 lalu, perusahaan juga pernah membeli kembali sekitar 6 juta saham dengan nilai sekitar Rp 50 miliar. Kala itu, alokasi dananya juga sama: hingga Rp 2 triliun.
Jadi, dengan harga yang mulai stabil dan target yang dianggap tercapai, BREN memilih untuk menghentikan programnya lebih awal. Langkah yang cukup pragmatis, bukan?
Artikel Terkait
Pemerintah Targetkan Groundbreaking Rusun Bantaran Rel Senen Mei 2026
Laba Bersih ICBP Melonjak 30% Jadi Rp9,2 Triliun di Tengah Tekanan Biaya
Stok Beras Bulog Tembus Rekor 4,3 Juta Ton, Inflasi Berhasil Dikendalikan
WOM Finance Bagikan Dividen Rp46 Miliar dari Laba Bersih Rp142,5 Miliar