PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) baru saja menggelontorkan dana segar untuk anak perusahaannya. Nilainya cukup besar, mencapai Rp54 miliar, dan ditujukan untuk PT Adi Sarana Properti (ASP).
Corporate Secretary ASSA, Jerry Fandy Tunjungan, menjelaskan alasan di balik keputusan ini. Menurutnya, ASP memang memerlukan suntikan modal demi operasional usahanya.
"ASP dalam menjalankan usahanya membutuhkan tambahan modal, yang mana diharapkan dapat memberikan kontribusi positif kepada perseroan,"
Demikian Jerry menulis dalam keterbukaan informasi yang dirilis Jumat (20/2/2026) lalu.
Dampak dari injeksi dana ini langsung terlihat. Modal dasar ASP kini melonjak jadi Rp200 miliar. Sementara itu, modal yang sudah ditempatkan dan disetor bertambah menjadi Rp120 miliar. Perubahan ini cukup signifikan, tentunya.
ASP sendiri sepenuhnya berada di bawah kendali ASSA Group. Kepemilikan induk perusahaan ini mencapai 51,67 persen. Bidang usahanya tak jauh-jauh dari properti, mencakup pengembangan, perdagangan, sampai pengelolaan aset dan gudang.
Nah, di sinilah strateginya kelihatan. Sebagai bagian dari grup, fokus ASP adalah membangun aset fisik yang mendukung bisnis inti grup, yaitu logistik dan transportasi. Singkatnya, mereka menyiapkan gudang dan fasilitas pendukung lainnya.
Ini bukan satu-satunya aksi korporasi ASSA belakangan ini. Sebelumnya, mereka juga melakukan hal serupa untuk anak usaha lain, PT Duta Mitra Solusindo (DMS), dengan tambahan modal Rp20 miliar.
Kepemilikan saham di DMS pun sangat dominan. ASSA menguasai 99,8 persen, sementara sisanya, 0,2 persen, dipegang oleh Prodjo Sunarjanto Sekar Pantjawati.
Jadi, gerak-gerik ASSA terlihat cukup aktif dalam memperkuat lini bisnis anak perusahaannya. Hanya waktu yang bisa menjawab kontribusi nyatanya ke depan.
Artikel Terkait
Rupiah Melemah 0,30% dalam Sepekan, Tertekan Sinyal Hawkish The Fed
PT Matahari Putra Prima Gelar Rights Issue Rp780 Miliar untuk Beli Aset dan Perbaiki Struktur Keuangan
BEI: IPO Bukan Berarti Kehilangan Kendali, Mayoritas Saham Tetap di Tangan Pendiri
Pemegang Saham Utama Panca Global Kapital Kembali Divestasi 4,45% Saham