ASP sendiri sepenuhnya berada di bawah kendali ASSA Group. Kepemilikan induk perusahaan ini mencapai 51,67 persen. Bidang usahanya tak jauh-jauh dari properti, mencakup pengembangan, perdagangan, sampai pengelolaan aset dan gudang.
Nah, di sinilah strateginya kelihatan. Sebagai bagian dari grup, fokus ASP adalah membangun aset fisik yang mendukung bisnis inti grup, yaitu logistik dan transportasi. Singkatnya, mereka menyiapkan gudang dan fasilitas pendukung lainnya.
Ini bukan satu-satunya aksi korporasi ASSA belakangan ini. Sebelumnya, mereka juga melakukan hal serupa untuk anak usaha lain, PT Duta Mitra Solusindo (DMS), dengan tambahan modal Rp20 miliar.
Kepemilikan saham di DMS pun sangat dominan. ASSA menguasai 99,8 persen, sementara sisanya, 0,2 persen, dipegang oleh Prodjo Sunarjanto Sekar Pantjawati.
Jadi, gerak-gerik ASSA terlihat cukup aktif dalam memperkuat lini bisnis anak perusahaannya. Hanya waktu yang bisa menjawab kontribusi nyatanya ke depan.
Artikel Terkait
Indocement Akhiri Program Buyback Lebih Cepat, Target 1,88% Saham Tercapai
Triniti Land Rencanakan Akuisisi Mayoritas Saham Prima Pembangunan Propertindo
Menaker Targetkan Pengiriman Magang ke Luar Negeri Tembus 20 Ribu Orang Tahun Ini
SIPF Dorong Penguatan Kelembagaan untuk Sejajar dengan LPS