BEI Cabut Suspensi Perdagangan Lima Saham Usai Emiten Lunasi Kewajiban

- Kamis, 19 Februari 2026 | 21:40 WIB
BEI Cabut Suspensi Perdagangan Lima Saham Usai Emiten Lunasi Kewajiban

Bursa Efek Indonesia akhirnya mencabut suspensi perdagangan untuk lima saham. Keputusan ini diambil setelah para emiten tersebut melunasi kewajiban mereka, yakni biaya pencatatan tahunan (Annual Listing Fee) untuk periode 2026 beserta dendanya. Jadi, mulai hari ini, 19 Februari 2026, kelima saham itu bisa kembali diperdagangkan di Pasar Reguler dan Pasar Tunai.

Lima emiten yang dimaksud adalah PT Citra Putra Realty Tbk (CLAY), PT Garda Tujuh Buana Tbk (GTBO), PT Panca Anugrah Wisesa Tbk (MGLV), PT Saptausaha Gemilangindah Tbk (SAGE), dan PT Hotel Sahid Jaya International Tbk (SHID).

Dalam pengumuman resminya yang dirilis Kamis (19/2), BEI menjelaskan alasan pencabutan ini.

"Dengan mempertimbangkan telah dipenuhinya seluruh kewajiban yang menjadi penyebab dilakukannya suspensi efek, maka Bursa mencabut CLAY, GTBO, MGLV, SAGE, dan SHID di Pasar Reguler dan Pasar Tunai,"

Meski bisa kembali ditransaksikan, posisi mereka di papan perdagangan berbeda-beda. SAGE, misalnya, ditempatkan di papan pemantauan khusus dan hanya bisa diperdagangkan dengan metode lelang (full-call auction). CLAY, GTBO, dan SHID masuk dalam papan pengembangan, sementara MGLV tercatat di papan akselerasi.

Langkah BEI ini sebenarnya merupakan bagian dari pembersihan rutin. Sebelumnya, tepatnya Rabu (18/2), Bursa sempat menghentikan sementara perdagangan saham 50 emiten yang telat bayar. Cukup banyak.

Dari 50 emiten itu, suspensi untuk 39 di antaranya ternyata masih diperpanjang. Hanya 11 yang dibuka kembali, dan lima di antaranya adalah saham-saham yang kita bahas tadi. Jadi, masih ada puluhan emiten lain yang harus segera berbenah jika tak ingin sahamnya terus dibekukan.

Desi Angriani

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar